Vakum 15 Tahun, Ritual Adat di Ulaweng Bone Kembali Dipentaskan

BONEPOS.COM, BONE - Suasana berbeda terasa di Desa Galung, Kecamatan Ulaweng, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (9/12/2019). Masyarakat gelar pesta rakyat. Namanya, Maddaung Arajang.

Pesta rakyat ini kembali dihelat, setelah 15 tahun sempat vakum. Ini merupakan budaya turun-temurun dari Kerajaan Ulaweng di masa lampau.

Gelaran ini ditandai dengan mengarak arajang yang merupakan pusaka, berupa selendang, pedang, sarung, hingga potongan rambut ke tengah kerumunan warga.

Adapula ritual Mammemmang dan tari Magiri yang dipertunjukkan para Bissu.

Kepada Bonepos.com, putra daerah Ulaweng Bone, Andi Promal Pawi bercerita, suatu pesta adat yang perlu dilestatikan. Dengan kembalinya dihelat gelaran ini, bisa memantik daerah lain yang mempunyai pesta rakyat untuk merayakannya dengan nuansa budaya, adat dan tradisi.

"Pesta adat ini bagusnya diinventarisir waktu dan jadwalnya. Seyogyanya ke depan bisa menjadi kalender pariwata budaya dan dapat dikunjungi para turis, baik lokal maupun internasiomal," jelas Promal.

"Sehingga bisa menghasilkan PAD dan devisa bagi daerah. Bukan itu saja, Bone bisa dikenal sebagai pusat kebudayaan," tambahnya.

Hal sama disampaikan Tokoh Masyarakat asal Ulaweng, Andi Ikhwan Burhanuddin. Disampaikannya, gelaran ini sakral. Ritual yang terus dijaga dan dilestarikan masyarakat di Kecamatan Ulaweng. (ril)