Perawat Teledor, 2 Bayi di RSUD Tenriawaru Bone Nyaris Tertukar

BONEPOS.COM - INT Ilustrasi

BONEPOS.COM, BONE - Kehadiran seorang anak bagi pasangan suami istri membawa kebahagiaan tersendiri. Hal itu tentunya menjadi dambaan hampir semua pasangan.

Mendengar tangisan pertama sang buah hati setelag lahir di dunia, menjadi momen yang tidak akan terlupakan bagi semua pasangan.

Namun, siapa sangka, insiden tidak terduga justru menimpa pasangan suami istri di Kabupaten Bone, Sulawsi Selatan saat melahirkan anak mereka di Rumah Sakit Umum Tenriawaru, Bone, Selasa (10/12/2019).

Dia adalah Andi Febri dan Herlina. Bayi dua ibu yang menjalani proses persalinan di RSUD Tenriawaru tersebut nyaris tertukar setelah oknum bidan perawat salah memberikan gelang identitas terhadap sang bayi.

Humas RSUD Tenriawaru Bone, Ramli yang dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Menurutnya persoalan tersebut hanya kesalahpahaman saja dan kedua orang tua sang bayi sudah dipertemukan.

"Pihak keluarga ke dua bayi ini akhirnya bisa memahami. Kami memaklumi kalau ada sikap panik keluarga sang bayi. Intinya bayinya tidak tertukar, karena bayi Andi Febri belum lahir pada jam itu," ungkapnya kepada Bonepos.com.

Lebih jauh Ramli menjelaskan, bahwa tidak ada bayi yang tertukar, yang terjadi kata Dia, bidan perawat salah pasang gelang dan salah tulis identitas di berkas rekam medik dan untungnya cepat disadari kekeliruannya, sehingga bidan tersebut langsung menelpon ke ruang Nifas.

"Bayi herlina lahir pukul 09.30 WITA sementara bayi Andi Febri lahir pukul 10.15 WITA, hanya berselang 45-50 menit," jelas Ramli.

Ramli menyebutkan, keteledoran perawat tersebut sudah Ia laporkan ke Direktur RSUD Tenriwaru Bone, dr Andi Nurmina untuk dilakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang lagi di kemudian hari. (her/ril).