Keterbukaan Informasi Publik di Sinjai Diganjar Gubernur Sulsel

BONEPOS.COM, MAKASSAR - Pemerintah Kabupaten Sinjai menyajikan keterbukaan informasi publik, secara baik. Buktinya, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengganjar Bumi Panrita Kitta dengan penghargaan.

Ya, Kabupaten Sinjai mendapat penghargaan di bidang Keterbukaan Informasi Publik dari Komisi Informasi (KI) Provinsi Sulawesi Selatan. Penghargaan diterima Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, Akbar Mukmin mewakili Bupati Sinjai di Taman Lakipadada, Rumah Jabatan Gubernur, Jalan Sungai Tangka, Makassar, Selasa malam (10/12/2019).

Pada acara penganugerahan Pemeringkatan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2019, Kabupaten Sinjai menduduki peringkat ke-4 (cukup informatif) dari 24 Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan.

Ketua Komisi Informasi Sulsel, Pahir Halim menjelaskan, tujuan utama pelaksanaan monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi badan publik tahun 2019 ini adalah untuk mengetahui implementasi UU keterbukaan informasi publik pada badan publik, terkhusus pada OPD tingkat provinsi dan pemerintah Kabupaten/Kota.

"Di tahun sebelumnya yang ikut berpartisipasi hanya 18 kabupaten/kota atau 75 persen, dan tahun ini diikuti oleh 23 kabupaten/kota atau 95.8 persen.
Dengan demikian tingkat partisipasi dari pemerintah kabupaten/kota untuk mengikuti pemeringkatan keterbukaan informasi sangatlah menggembirakan," tuturnya.

Sementara itu, Akbar Mukmin bersyukur atas penghargaan yang diraih Kabupaten Sinjai. Diakuinya, capaian tersebut tentu tidak mudah. Lantaran ada beberapa proses yang dilakukan diantaranya pelayanan publik di Kabupaten Sinjai memang dari tahun ke tahun ditingkatkan pada setiap pelayanannya.

Termasuk tahun ini, Bupati Sinjai sangat mendorong dan mewajibkan seluruh perangkat daerah memiliki akun facebook, denga tujuan supaya bisa menangkap berbagai macam kebutuhan dan bisa memberikan informasi kegiatan yang dilaksanakan. Salah satunya adalah keterkaitan infomasi di bidang perizinan pelayanan di sektor perikanan. (ril)