Viral Soal Nata De Coco Berbahan Plastik, Ini Penjelasan BPOM

BONEPOS.COM, JAKARTA - Warganet atau pengguna media sosial di tanah air dihebohkan dengan viralnya video eksperimen soal Nata De Coco berbahan plastik.

Video eksprimen yang memperlihatkan potongan nata de coco yang ditekan di atas kertas atau tisu itu menghasilkan lembaran menyerupai plastik tipis.

"Jangan dimakan ya ibu-ibu bahaya ini. Plastik tidak bisa ditarik, keras. Mengkilat ibu-ibu tidak bisa dimakan, dibuang aja ya," ujar seorang wanita dalam video yang dibagikan salah satu pengguna Facebook pada Rabu, (11/12/2019).

Menanggapi viralnya video nata de coco diduga mengandung plastik ini, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akhirnya mengeluarkan klarifikasi melalui situs resminya Senin (9/12/2019) kemarin.

BPOM mengklaim dalam proses pembuatannya (nata de coco), pangan yang menyerupai gel ini terbentuk dari jutaan benang selulosa yang berlapis-lapis, sehingga menjadikan pangan ini mengandung serat tinggi yang baik untuk tubuh.

"Lapisan yang banyak tersebut juga membuat nata de coco bisa memerangkap cairan. Jika ditekan, cairan tersebut akan keluar sehingga yang tertinggal hanya benang-benang serat yang menyerupai lembaran tipis. Lembaran tipis ini lah yang disebut-sebut seolah-olah adalah lembaran plastik," terang BPOM.

Lanjut BPOM dalam penjelasannya, bahwa ketika nata de coco kehilangan cairan, maka yang tersisa adalah lapisan dari kumpulan serat tipis. Lapisan ini punya struktur kuat dan tidak mudah hancur.

BPOM mengajak masyarakat agar menjadi konsumen yang cerdas dan tidak serta merta terpengaruh dengan isu isu yang saat ini beredar di media sosial. (ril).