Proyek Rabat Beton di Sinjai Selatan Disorot Masyarakat

BONEPOS.COM, SINJAI - Papan proyek pengerjaan rabat beton di Sinjai Selatan disorot masyarakat. Lantaran tidak terpasang di lokasi pengerjaan. Warga menduga terjadi kongkalikong.

Sejumlah warga Farungnge, Lingkungan Babara, Kelurahan Sangiasseri, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai mendatangai kantor DPRD Sinjai, Selasa (17/12/2019).

Diketahui, pembangunan proyek rabat beton tersebut merupakan proyek padat karya infrastruktur ke II dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia yang bekerjasama dengan Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Sinjai.

"Bagaimana kami tidak menduga ada kongkalikong di dalamnya, kalau pekerjaan proyeknya sudah selesai namun papan proyek kami tidak pernah lihat terpasang," ucap Iwan salah warga pembawa aspirasi.

Iwan menjelaskan, sebelum dimulai pekerjaan tersebut seharusnya dilakukan rapat bersama antara pemerintah setempat atau pihak pelaksana dan warga setempat sehingga warga bisa tahu keterangan pekerjaan tersebut.

"Belakangan kami ketahui bahwa mereka ini ternyata sudah melakukan rapat, namun kami tidak dilibatkan, dan parahnya lagi justru orang dari luar yang dipanggil ikut rapat," ujarnya.

Sementara itu, Muhammad Tamsil dari Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja kabupaten Sinjai membenarkan adanya pekerjaan pembangunan rabat beton tersebut.

Dia tidak menampik bahwa terkait papan proyek tersebut sebelumnya pernah dia serahkan ke pihak pelaksana, namun setelah dicek ternyata tidak dipasang.

"Kami akui bahwa itu adalah kelalaian," akunya.

Taslim menambahkan, tujuan dari proyek padat karya dari Kementerian Ketenagakerjaan ini adalah pemberdayaan masyarakat, sehingga ditargetkan jumlah pekerja yang harus dilibatkan sekitar 80-an orang.

"Jadi memang proyek ini seharusnya warga setempat yang dilibatkan dalam pekerjaannya," pungkasnya. (air/ril)