Ada Cinta di Tanah Laoni Cenrana Bone

BONEPOS.COM, BONE - Jodoh bisa datang darimana saja. Begitu pun cinta, bisa hadir dalam kondisi apapun.

Rona bahagia terpancar dari wajah Imam Setiawan (29), Jumat (20/12/2019). Pemuda yang bekerja di salah satu bank di Kota Makassar ini menemukan belahan jiwa di Desa Laoni, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan.

Pria yang karib disapa Wawan ini, resmi mempersunting gadis Laoni. Namanya Novia Sukriani (21) yang beken dipanggil Opi.

Perjuangan Wawan menikahi Opi, tidak mudah. Ibarat pepatah, gunung pun kan kudaki, lautan kan kuseberangi.

Ya, pepatah itu tepat melukiskan perjuangan Wawan bersama rombongan mempelai pria sebelum tiba di kediaman mempelai wanita.

Ada tiga perahu yang mengangkut rombongan pengantin pria. Jumlahnya puluhan orang.

Terik matahari, tak menjadi penghalang. Penangkalnya, ada yang menggunakan payung, sarung, hingga koran bekas, agar terhindar dari sengatan matahari.

Sekitar 35 menit dari dermaga, perahu pengangkut rombongan pengantin pria menyusuri Sungai Walanae. Sungai yang dikenal memiliki panjang sekitar 169 km (105 mi). Menurut versi Wikipedia.

Tiba di Desa Laoni, tak tergambar ras deg-degan di wajah Wawan. Dia tampak sangat siap menghalalkan gadis yang masih menempuh pendidikan di IAIN Bone itu.

Sekitar pukul 11.30 Wita, ijab kabul pun selesai. Wawan dan Opi resmi menyandang status suami dan istri. Prosesinya berjalan lancar dan sukses. Di balik mik, diperdengarkan bahwa mahar pernikahan berupa sepetak tanah perumahan.

Ada pemandangan menarik lainnya di saat proses pasca ijab kabul, kala penari menunjukkan Tari Empat Etnis. Di tengah-tengah aksi, empat penari berparas ayu langsung menuju ke atas pelaminan. Ternyata, mempelai wanita juga menunjukkan gemulainya dalam aksi menari. Tamu pengantar dan undangan pengantin pun larut dalam hiburan tersebut. (gulali/ril)