Akhir Kisah Perjodohan Mahasiswi Cantik IAIN Bone, Apa Jadinya?

BONEPOS.COM, BONE - Masing-masing orang punya kisah awal bertemu jodoh. Bisa di jalanan, di kampus, atau bahkan baru bertemu jelang momen pernikahan. Seperti kisah pasangan suami istri di Kabupaten Bone ini.

Rona bahagia terlukis di wajah pengantin baru di Bumi Arung Palakka--sebutan Kabupaten Bone, Imam Setiawan (29) dan Novia Sukriani (21), Selasa (24/12/2019).

Pasangan yang mengikrarkan membina rumah tangga ini, dilangsungkan di Desa Laoni, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan. Untuk bisa sampai ke lokasi, perlu kendaraan ekstra. Harus menaiki perahu.

Lantas, bagaimana bisa kedua insan ini bertemu hingga mereka memutuskan mengubah status "jomlo" menjadi pasangan suami istri".

Kepada Bonepos.com, adik Imam, Ade Putri Ramadhan S bercerita, orang tua yang menjadi makcomblang. Sementara Ade berperan sebagai perantara bagi Wawan (sapaan Imam) bisa melihat lebih dekat Opi (sapaan Novia)

"Awalnya, Kak Wawan lihat status ku. Eh, (Wawan) langsung tertarik sama Opi. Tapi memang sebelumnya keluargaku sudah tau pribadi Opi," ucap Ade.

Bermula dari situ, hingga kedua insan Adam dan Hawa ini, mulai ada rasa. Benih-benih cinta pun mulai tumbuh, seiring dukungan kebersamaan dari keluarga.

"Seperti begitulah. Kak Wawan itu cuma lihat Opi melalui status-status ku saja, karena saya sama Opi satu ruangan di IAIN, bersahabat ka sama Opi, dan awalnya kak Wawan cuma komen-komen status. Pertama ketemunya saja pada saat prawed," tambah Ade.

Sementara itu, Novia Sukriani (21) menuturkan, mulanya dia tidak tertarik dengan Wawan. Lantaran belum kenal sebelumnya. Juga belum pernah bertemu.

Lantas, mengapa Opi dengan berani mau menerima Wawan sebagai pasangan sehidup sematinya?

"Saya tertarik dengan keluarganya yang sebagaimana sebelum adanya kata-kata perjodohan ini, saya memang sudah dekat dengan keluarganya dan bersahabat dengan adiknya," ujar Opi.

Diceritakan perempuan yang senang menari ini, sebelum memutuskan menikah muda, dia pernah pacaran.

"Terkadang saya dibilangi lesbi gara-gara jomlo. Katanya saya suka sama sahabatku sendiri," tutur Opi.

"Pernah pacaran tapi sudah lama sekali, dan tidak tertarik memang untuk pacaran lagi, maunya nikah aja kalau ada yang mau, ternyata ada juga yang mau," sambungnya. (gulali/ril)