Hutan Tongke-tongke Sinjai Jadi Magnet Sedot Wisatawan

BONEPOS.COM, SINJAI - Hutan Mangrove Tongke-tongke menjadi salah satu destinasi utama pariwisata di Kabupaten Sinjai. Patut dikunjungi kala bertandang ke Bumi Panrita Kitta.

Apalagi saat ini, memasuki momentum libur anak sekolah. Tempat yang pas berlibur sembari bisa melihat gugusan Pulau Sembilan yang menjadi ikon pariwisata Sinjai. Seperti yang terpantau, Jumat (27/12/2019).

Objek wisata Hutan Mangrove Tongke-tongke di Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel), dipadati pengunjung.

Kepadatan kendaraan pengunjung tampak mengantre untuk masuk ke kawasan wisata yang berjarak sekitar 7 Km dari pusat perkotaan Sinjai. Pengunjung bukan hanya asal Sinjai, tetapi banyak pula dari daerah lainnya.

"Objek wisatanya keren untuk spot foto dengan latar hutan bakau," kata salah satu Staf Bapenda.

Seperti yang dirasakan salah satu pengunjung hutan mangrove, Fhyta ketika masuk di kawasan Tongke-tongke, ia melewati jalan setapak yang terbuat dari kayu ulin. Kayu ini terpasang rapi dan apik.

Dipilihnya objek wisata tersebut karena dapat mengitari hutan bakau yang luasnya sekitar 173,5 hektare, melewati jalan yang terbuat dari kayu.

Kayu ini dipasang layaknya jembatan dan menyerupai hutan mangrove. Di kawasan tracking mangrove memutar, pengunjung juga bisa mengamati keindahan fauna seperti serangga, ular pohon, kelelawar, burung bangau, burung belibis.

“Kalau fauna laut kita bisa menikmati tiram, ikan, kepiting bakau, dan udang,” ucap Fhyta .

Fhyta menambahkan, lokasi objek wisata Tongke-tongke sangat dekat dengan berbagai objek wisata lainnya di Kecamatan Sinjai Utara dan Sinjai Timur.

Kalau belum puas berkeliling di tengah barisan hutan mangrove. Pengunjung dapat menyewa jasa speed boat. Anda dapat berkeliling lebih jauh menikmati pemandangan sambil menambah pengetahuan tentang mangrove.

Untuk berkunjung ke lokasi tersebut, tidak membutuhkan biaya yang besar. Kawasan yang berada di Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan ini hanya perlu membayar parkir kendaraannya sebesar Rp2 ribu untuk kendaraan roda dua, sementara roda empat Rp5 ribu. (ril)