Blak-blakan Bupati Bone Soal Pembangunan Tower Rp100 Miliar

BONEPOS.COM, BONE - Bone harus menyiapkan diri sejak dini. Demikian yang dilakukan Andi Fahsar Mahdin Padjalangi menata Bumi Arung Palakka.

Gebrakan dihadirkan Bupati Bone, di Tahun 2020. Membangun Tower 10 lantai. Tujuannya, sebagai pusat pelayanan publik sekaligus pusat manajemen pemerintahan.

Bukan tanpa alasan, hadirnya pembangunan yang menelan anggaran sekira Rp100 miliar di Kabupaten Bone. Fahsar punya gambaran masa depan. Dia visioner.

Bukan hanya Bone, sejumlah daerah kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan juga menyiapkan diri untuk pembangunan seperti Tower. Seperti Kabupaten Pangkep dan Barru.

Kata Fahsar, kehadiran Tower ini, bukan untuk dirinya. Ini murni untuk masyarakat, khususnya di Kabupaten Bone. Mendorong hadirnya pelayanan publik berbasis kenyamanan dan satu atap.

"Sudah waktunya Bone membangun (Tower, red). Kita harus berpikir untuk jangka panjang. Bukan untuk satu tahun atau dua tahun ke depan saja," jelas pria penyuka otomotif ini.

Pada era pemerintahan Andi Fahsar Mahdin Padjalangi bersama Ambo Dalle, semua pembangunan infrastruktur dilakukan atas dasar kepentingan publik.

Termasuk perhatian terhadap pembangunan jalan. Anggaran yang disiapkan Pemkab Bone, kian melejit. Bahkan tahun lalu, pembangunan jalan menyedot anggaran sekitar Rp50 miliar. Demikian ke depan, terus ditingkatkan.

Bahkan, apabila melihat sejarah dalam pengelolaan keuangan berbasis manajemen pemerintahan, Tahun 2020 baru Bone dikategorikan sebagai kabupaten yang bisa mengelola keuangan dengan baik. Mengapa demikian?

Fahsar menyebutkan, Pemkab Bone sudah mampu memenuhi mandatory spending.

Mandatory spending merupakan belanja atau pengeluaran negara yang sudah diatur oleh undang-undang. Tujuannya, untuk mengurangi masalah ketimpangan sosial dan ekonomi daerah.

"Misalnya, alokasi untuk kesehatan 10 persen, pendidikan 20 persen, dan infrastruktur 25 persen. Kita (Pemkab Bone,red) sudah penuhi (pada APBD 2020)," tutur Fahsar.

Olehnya itu, pembangunan Tower di Kabupaten Bone ini, akan menjadi jawaban kebutuhan masyarakat dan daerah untuk masa depan yang lebih baik. (ril)