Medina Ditangkap Karena Narkoba, Ayah : Dia Konsumsi Obat dari Resep Dokter

BONEPOS.COM - Medina Zein (27), terpaksa harus beruurusan dengan pihak kepolisian setelah dinyatakan  positif menggunakan amphetamine dan methampetamine.

Pengusaha muda sukses asal Bandung ini diamankan petugas Ditresnarkoba Polda Metro Jaya di rumah sakit di kawasan Lebak Bulus, DKI Jakarta beberapa hari lalu.

Ia bahkan dikait-kaitkan dengan Ibra Azhari, kakak iparnya yang ditangkap lebih dulu. Medina Zein dikenal pengusaha fashion, kuliner, travel hingga kecantikan.

Istri Lukman Azhari ini tinggal di perumahan elit di Bandung, Resort Dago Pakar.

Setelah menikah, ia dikaruniai anak, saat ini berusia tiga bulan. Saat Medina Zein ditangkap, Lukman Azhari sedang menjalankan ibadah umrah.

Ayah Medina Zein di kediaman Medina di kawasan perumahan elit di Kota Bandung, yakni Resort Dago Pakar
(Tribun Jabar/Mega Nugraha)

"Anaknya usia 3 bulan. ‎Sekarang dirawat baby sitter dan saya pantau juga," ujar Pujo (58), ayahanda Medina Zein saat ditemui di rumahnya, Selasa (31/12).

Meski tanpa orang tua, bayi mungilnya itu tidak rewel. "Pakai susu formula. Alhamdulillah tidak rewel," ujarnya.

Pujo yang mantan pensiunan Industri Pesawat Terbang Nasional (IPTN) yang kini jadi PT Dirgantara Indonesia itu, berharap kasus yang menjerat anaknya segera tuntas.

"Mudah-mudahan segera berakhir. Keluarga kaget, tapi kami pasrah sama Allah‎ dan kalau tidak terbukti berharap dibersihkan. Dia itu orangnya jujur dan ikhlas," ujar Pujo.

Ia menyebut, kesuksesan Medina saat ini tidak lepas dari karakter Medina yang sejak kecil selalu aktif dan berjiwa sosial serta enteprenership.

Medina juga selalu mengembangkan kapasitas diri lewat pergaulan dan pendidikan.

"Membawa dia jadi seorang motivator. Dia sering diundang untuk jadi motivator di UPI, ITB bahkan Unpad," ujarnya.

Rencananya, besok, pihak keluarga, penasehat hukum dan tim dokter akan menggelar press conference terkait kasus ini. Apalagi, sebut dia, Medina mengidap bipolar disorder, gangguan kejiwaan yang membuat emosi jadi tidak stabil.

"Waktu di rumah sakit (diamankan), kan dia sedang berobat terkait bipolar disorder. Dia mengkonsumsi obat dari resep dokter, obatnya tidak mudah didapat di apotik. Cuma katanya obatnya mengandung zat itu (amphetamine)," ujar dia