Waspada, Ternak dan Hewan Kesayangan Tidak Divaksin Rentan Kematian

BONEPOS.COM, BONE - Agar hewan sehat, tidak sekadar memperhatikan pakan semata. Juga perlu divaksin.

Kepada Bonepos.com, Penanggung jawab Klinik dan Laboratorium Hewan An Nahl Dinas Peternakan Kabupaten Bone, drh Agusriady M.Anim.Sc mengatakan, pentingnya hewan diberikan vaksin.

Hal itu untuk memberikan kekebalan pada hewan dari risiko penularan penyakit menular berbahaya dan berisiko menimbulkan kematian.

Hampir seluruh hewan perlu mendapatkan vaksinasi. Mulai dari ternak besar, seperti sapi, kuda, kerbau, ternak ruminansia kecil, seperti kambing.

Unggas seperti ayam pedaging, petelur, hingga hewan kesayangan, seperti anjing dan kucing. Tentu saja ada perbedaan jenis vaksin untuk setiap spesiesnya.

"Efek apabila tidak divaksin, maka hewan akan lebih mudah terserang penyakit dan memiliki risiko tinggi akan mengalami kematian," tutur Agusriady, Minggu (19/1/2020).

Dinas Peternakan Bone memiliki program vaksin vaksinasi anthrax dan SE untuk ternak ruminansia, vaksinasi Flu burung untuk unggas, dan vaksin rabies/lengkap untuk anjing dan kucing.

"Vaksin SE dan anthraks dilakukan rutin setiap tahun. Petugas akan datang ke seluruh desa untuk melakukan penyuntikan pada sapi, kambing, kerbau dan kuda milik masyarakat," jelas Agusriady.

"Untuk vaksin flu burung dapat menghubungi kami di Dinas Peternakan untuk dilakukan pendampingan penyuntikan vaksin. Untuk hewan kesayangan, biasanya kegiatan vaksinasi dilakukan bersama komunitas anjing pemburu/kucing atau dapat dibawa langsung ke klinik hewan An Nahl Disnak Bone," tambahnya. (ril)