Ngeri, Ini Lokasi Favorit Pembuangan Bayi di Bone

BONEPOS.COM, BONE - Dusun Corawali, Kelurahan Bulu Tempe, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, menjadi lokasi favorit orang tua tidak bertanggung jawab membuang bayinya.

Terbukti, sudah ada dua kali penemuan bayi di lokasi yang sama. Kondisinya pun masing-masing terbungkus kantong plastik.

Kasus pertama penemuan bayi terjadi pada Kamis (5/7/2019) lalu. Saat itu, seorang bocah 8 tahun bernama Hajar menemukan sosok mayat bayi berjenis kelamin laki-laki terbungkus kantong plastik yang sengaja dibuang di pinggir jalan.

Mayat bayi tersebut ditemukan Hajar pada saat sedang bersepeda untuk membeli BBM jenis premium di warung. Di tengah perjalanan, dia mencium bau tidak sedap. Sampai saat ini, belum diketahui siapa pelaku yang tega membuang bayinya.

Sabtu (25/1/2020) kemarin, Warga Dusun Corawali, Kelurahan Bulu Tempe kembali dihebohkan dengan penemuan bayi berjenis kelamin perempuan. Namun kali ini bayi tersebut masih dalam keadaan bernyawa.

Bayi perempuan tersebut ditemukan pertama kali Rosmia (38) seorang ibu rumah tangga. Pada saat itu, dia hendak pulang ke rumahnya usai mencari mangga di kebun.

Lokasi penemuan bayi berjenis kelamin perempuan tersebut ditemukan di lokasi yang sama pada penemuan pertama. Titik penemuan hanya berjarak beberapa meter saja.

Warga sekitar pun dibuat resah oleh kelakuan oknum yang tak bertanggung jawab itu. Salah seorang warga yang ditemui mengatakan, kondisi ini harus menjadi perhatian serius karena mencemarkan nama kampung.

"Saya jadi curiga di sekitar sini ada dukun beranak. Jadi begitu ada orang yang datang mencoba menggugurkan kandungannya dia langsung buang saja di pinggir jalan. Apalagi lokasinya memang sedikit sepi," kata AN salah seorang warga setempat, Senin (27/1/2020)

Menurutnya, ini harus menjadi perhatian bersama, apalagi ini sudah yang kedua kalinya. Jangan sampai ada oknum yang sengaja ingin mencemarkan nama kampung untuk dijadikan tempat pembuangan bayi. (her/ril)