Pemkab Sinjai Jamin Ujian CPNS Tanpa Kecurangan, Ini Alasannya

BONEPOS.COM, SINJAI - Pelaksanaan ujian seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Sinjai, tanpa hambatan.

Badan Kepegawaian Pengelolaan Sumber Daya Manusia Aparatur (BKPSDMA) Sinjai telah mempersiapkan segala sesuatunya. Hal tersebut diungkapkan Kepala BKPSDMA Sinjai Lukman Mannan saat ditemui, Selasa (28/1/2020).

Lukman mengatakan, persiapan dalam pelaksanaan ujian seleksi CPNS person persiapannya sudah mencapai 90 persen. Tinggal menunggu server.

"Kalau servernya sudah ada kita bisa langsung lakukan uji coba. Informasi dari pihak BKN bahwa servernya paling lambat ada di Sinjai tanggal 9-10," kata Lukman.

"Sedangkan untuk fasilitas ruangan sudah kita persiapkan, begitu pun untuk jaringan internetnya juga sudah kita pasang yang sebelumnya sudah kita koordinasikan dengan dinas Kominfo," sambungnya.

Lanjut Lukman mengatakan, untuk peralatan yang akan digunakan, yakni komputer dan laptop juga sudah kita dipersiapkan. Pemkab mendapatkan pinjaman dari sekolah tingkat lanjutan pertama melalui Dinas Pendidikan.

"Jumlahnya sebanyak 210 unit komputer dan laptop yang kita persiapkan, dengan pertimbangan 200 yang akan terpakai dan 10 unitnya lagi sebagai cadangan untuk mengantisipasi jika ada komputer yang bermasalah sehingga tidak menggangu atau mengurangi waktu peserta ujian," ujarnya.

Pelaksanaan ujian akan dilakukan selama 4 hari. Dalam satu hari disiapkan 5 seet. Satu seet sebanyak 200 peserta.

"Jadi dalam satu hari kita bisa selesaikan seribu peserta. Dengan demikian dalam tiga hari bisa terselesaikan tiga ribu peserta dan di hari terakhir sebanyak 748 peserta, karena jumlah pelamar keseluruhan sebanyak 3.748 orang," tambahnya.

Untuk mengantisipasi adanya kecurangan pada saat ujian, Lukman menjamin tidak ada. Karena menurutnya, tidak akan ada, lantaran servernya dari BKN.

Diketahui, pelaksanaan ujian seleksi CPNS akan digelar serentak pada 11 Februari 2020. (air/ril)