Penilaian Kemendagri Soal IMM untuk Jawab Tantangan Global

BONEPOS.COM, LOMBOK - Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) harus menjadi organisasi terdepan dalam melakukan perubahan.

Hal itu disampaikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Kepala Pusat Penerangan yang juga Plt. Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Bahtiar saat memberikan sambutan dalam Tanwir Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) ke XXVIII di Asrama Haji, NTB, Kamis (06/02/2020).

"Di organisasi inilah wadah untuk mengubah pola pikir, karakter. Kami yakin IMM ini adalah organisasi kemahasiswaan yang terdepan melakukan perubahan," jelas Bahtiar.

Kata Bahtiar, sebagai seorang mahasiswa, pendidikan formal di bangku perkuliahan saja tak cukup bagi pengembangan karakter seorang pemuda.

Olehnya itu, diperlukan pendidikan lewat gerakan organisasi yang dapat memberikan pendidikan untuk dapat beradaptasi dan mengendalikan lingkungan.

"Hal-hal yang paling dasar seperti ini tidak diajarkan di perkuliahan. Hal-hal seperti ini bagaimana manusia mengendalikan alam supaya bisa hidup. Sehingga (jangan sampai) begitu lulus menjadi sarjana selesai begitu saja, tapi tidak bisa melakukan perubahan," katanya.

Tak hanya itu, selain dinilai sebagai organisasi yang mampu melahirkan perubahan, IMM juga diharapkan mampu menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

"IMM ini kan termasuk organisasi pergerakan kemahasiswaan di Indonesia yang cukup memberikan peranan penting dalam tahapan perubahan negara kita. Oleh karenanya, dihadapkan pada tantangan baru baik regional maupun global, dan kita harus bisa hadapi itu bersama," kuncinya. (rls/ril)