Anak Kareen Idol Meninggal, Ia Minta Marshanda Diperiksa

BONEPOS.COM - Penyanyi jebolan kompetisi Kareen Idol, baru saja kehilangan anak perempuan semata wayangnya.

Tewasnya sang putri yang masih berusia 6 tahun itu dianggap tidak wajar. Atas dasar tersebut pihak Karen Pooroe alias Karen Idol didampingi tiga orang kuasa hukumnya, Acong latief, Wemmy Amanupunyo dam Mario Lesut akan membawa kasus kematian Zefania Carina ke jalur hukum.

Pihak keluarga menuntut keadilan dan meminta pihak kepolisian mengungkap penyebab Zefania Carina bisa jatuh dari lantai 6 apartemen.

"Minta keadilan untuk hak saya," kata Karen Idol di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Ahad (9/2/2020).

"Kita dari kuasa hukum dan keluarga menganggap ini adalah kematian tidak wajar, jadi memang banyak yang janggal," timpal Acong Latief.

Tak hanya itu, pihak kuasa hukum meminta semua orang yang bersangkutan untuk diperiksa atas kematian Zefania Carina. Salah satunya artis Marshanda yang diduga pemilik apartemen tempat peristiwa naas itu terjadi.

"Termasuk nanti siapapun yang terlibat di sini, siapa yang punya apartemen. Jangan sampai apartemen ini adalah yang pernah dipermasalahkan sama kita," tutur Acong Latief.

"Kalau ternyata memang apartemen ini misalnya setelah kita cari tahu benar milik Marshanda misalnya, Marshanda harus ikut diperiksa. Dia juga harus ikut tanggungjawab dalam kematiannya anak ini," sambungnya lagi.

Sementara Karen Idol membenarkan bahwa apartemen tersebut adalah milik Marshanda.

"Betul, itu dia apartemen itu (milik Marshanda)," ujar Karen Idol.

Seperti diketahui, Zefania Carina berusia enam tahun meninggal dunia setelah terjatuh dari apartemen lantai 6, milik sang ayah, Arya Satria Claproth, di kawasan Jakarta Selatan pada Jumat (7/2/2020).

Sebelumnya, Karen Idol dan suaminya, Arya Satria, kini dalam proses cerai dan memang tak tinggal serumah. Mereka juga terlibat keributan terkait hak asuh anak.

Karen Idol menuding anaknya itu dibawa kabur oleh Arya. Ia mengaku dipersulit Arya untuk bertemu anaknya, dan sempat minta bantuan Komnas Perlindungan Anak.