Soal Pancasila, Sekjen Kemendagri: Kekuatan Integratif Sebagai Modal Sosial

BONEPOS.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Hadi Prabowo menjelaskan, Pancasila merupakan modal sosial sebagai perekat kesatuan bangsa.

Hal itu disampaikan saat membuka kegiatan Talkshow Nasional Is Me, Kemendagri Goes to Campus di Kampus II Universitas Krida Wacana, Jakarta Barat, Senin (10/02/2020).

Acara Kemendagri Goes To Campus 'Nasional Is Me' diawali dengan Talkshow di Kampus UKRIDA. Acara ini akan berlangsung di berbagai kampus di Jabodetabek hingga akhir Tahun 2020 untuk membumikan Pancasila pada kaum milenial.

Tak hanya itu, acara live Talkshow juga disiarkan secara serentak di 19 stasiun radio di Indonesia.

"Pancasila mempunyai kekuatan integratif sebagai modal sosial, di mana Pancasila ini hendaknya dapat menjadi perekat kesatuan bangsa. Demikian pula keanekaragaman budaya dan suku yang ada adalah rahmat bagi bangsa Indonesia untuk selalu mengedepankan toleransi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," ujar Hadi.

Selain sebagai dasar negara, Pancasila juga memberikan ruang dan menampung keberagaman pada Bangsa Indonesia yang dipertemukan atas kehendak mewujudkan cita-cita bersama.

"Pancasila tentunya perlu diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, karena Pancasila sebagai dasar negara dan alat pemersatu dan perjuangan bangsa untuk memerdekakan diri dan memperjuangkan cita-cita bangsa," tuturnya.

Pancasila sebagai ideologi bangsa juga dimaknai sebagai kepribadian bangsa yang tercermin dari setiap sila maupun butir-butir yang terkandung di dalamnya.

"Sebagai pandangan hidup bangsa, Pancasila adalah kepribadian bangsa Indonesia yang tercermin dari kepribadian, aspek ekonomi maupun watak bangsa. Pancasila juga sebagai sumber dari segala hukum dan sebagai landasan dalam perumusan kebijakan maupun hukum di Indonesia," tambahnya.

Di samping itu, dengan adanya upaya untuk membumikan Pancasila dalam Talkshow Nasional Is Me bagi generasi muda, diharapkan anak muda dapat mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (rls/ril)