Kisah Seniman Tunanetra Mengais Rezeki di Pasar Pagi Bone

BONEPOS.COM, BONE - Pengamen tunanetra ini mencoba peruntunganya mengais rezeki di area Pasar Pagi di Jalan Kajaolaliddong, kota Watampone, Kabupaten Bone.

Dengan bermodalkan gitar gambus dari kayu yang sudah usang buatan sendiri dan kotak kecil berisi pengeras suara, mereka menghibur para warga yang beraktivitas di area pasar dengan bernyanyi.

Mereka menyanyikan sejumlah lagu yang terdengar merdu. Sehingga banyak pengunjung pasar yang sengaja berhenti untuk memberikan uang kepada pengamen pasangan suami istri itu.

"Suara mereka bagus, makanya mereka diberikan kelebihan oleh Allah SWT bisa memainkan gitar meski di tengah keterbatasan fisik mereka mampu berjuang mendapatkan rezeki halal dari hasil kerja kerasnya," ungkap salah satu pedagang, Nurdin. (sug/ril)