Syahrul Diduga Tenggelam, Basarnas Terus Sisir Perairan

BONEPOS.COM, MAMUJU - Basarnas Mamuju terus melakukan pencarian terhadap Syahrul. Lelaki berusia 55 tahun tersebut, belum ditemukan. Dia diduga tenggelam.

Diketahui, Syahrul, warga Dusun Karama yang berprofesi sebagai nelayan, hilang sejak Selasa malam (11/02/2020).

Proses pencarian masih dilakukan bersama dengan Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, MPA Cakrawala, SAR Manakarra, Tagana serta masyarakat setempat dengan cara menyisir perairan Karama.

Kepala Seksi Operasi Basarnas Mamuju, Fathurrahman menjelaskan, Syahrul belum kembali melaut usai memancing ikan sejak Selasa sore (11/2/2020).

"Menurut keluarga, beliau biasanya hanya memancing selama sehari, pergi pagi dan sore hari sudah kembali," tuturnya.

Syahrul berangkat mencari ikan dengan menggunakan perahu sandeqnya sekitar pukul 05.00 Wita. Sayangnya, hingga malam hari, Syahrul tak kunjung pulang.

Di tempat terpisah, Kepala Basarnas Mamuju, Djunaidi bilang, agar Tim SAR gabungan dalam melakukan pencarian untuk selalu memperhatikan prosedur keselamatan saat menjalankan tugas di lapangan.

"Tim SAR harus tetap waspada, gunakan jaket pelampung bagi rescuer dan relawan yang mencari menggunakan perahu karet, karena pencarian di laut tidak mudah, terutama jika cuaca dan gelombang laut tidak bersahabat," kuncinya. (rls/ril)