Video Guru Tampar Siswa yang Telat Jadi Viral, Begini Kronologinya

BONEPOS.COM -  Sebuah video seorang guru di Kota Bekasi, Jawa Barat, memukuli siswanya viral di media sosial. Video tersebut menyebar ke berbagai media sosial sejak kemarin mulai dari instagram, facebook, hingga lewat pesan berantai WhatsApp.

Dalam video yang tersebut, tampak ada ratusan siswa dan siswi dikumpulkan di lapangan. Siswa perempuan tampak berdiri, sedangkan yang laki-laki jongkok.

Di tengah siswa berkumpul ada seorang guru laki-laki. Dia tampak kesal dan memukuli seorang siswa yang berdiri.

Dia memukul punggung dan kepala pelajar tersebut. Seorang guru perempuan tampak mendekatinya. Video yang menyebar ini berdurasi 13 detik.

Peristiwa dalam video ini terkonfirmasi berada di salah satu SMA Negeri di Kota Bekasi. Adapun kejadiannya pada Selasa pagi lalu.

Ada dua siswa yang dipukul, yaitu R dan A, siswa kelas 12. Sedangkan guru itu berinisial I, I memang dikenal temperamental tetapi sangat disiplin. Selama ini, I diberi tugas menjadi wakil kepala sekolah menagani bidang kesiswaan. Namun, belakangan jabatan itu dicopot lantaran kasus menimpanya.

"Intinya teman-teman itu ingin mendisiplinkan anak-anak, cuma caranya saja yang kurang tepat," kata Humas sekolah tersebut, Irna ketika dikonfirmasi wartawan pada Rabu (12/2).

Ia menuturkan, peristiwa itu bermula ketika 172 siswa dan siswi terlambat masuk sekolah. Aturannya, mereka harus masuk pukul 06.30 WIB, bagi yang muslim ada kegiatan mengaji, sedangkan pukul 06.45 gerbang ditutup. Tapi, pada Selasa itu gerbang baru ditutup pukul 07.00 WIB.

"Kemarin itu banyak sekali yang terlambat. Dan anak-anak sudah tahu kalau dia terlambat kehilangan dua jam pelajaran," kata dia.

Biasanya bagi yang terlambat masuk sekolah dikumpulkan di lapangan lalu diberikan wejangan. Bahkan, jika yang menangani guru olahraga, maka diajak latihan baris berbaris.

"Jadi mereka mengakui juga salah, jadi kesiswaan itu ingin yang terbaik lah buat sekolah," katanya.

Adapun guru tersebut sudah diberikan sanksi oleh sekolah berupa bebas tugas. Sanksi berikutnya, menunggu kebijakan dari pemerintah.

Dalam video tersebut tampak sang guru memukul pundak dan kepala dua anak muridnya beberapa kali. Pemukulan itu juga disaksikan murid-murid lainnya. Di lapangan itu tampak barisan siswi yang tengah berdiri, sementara barisan siswa tengah jongkok.