Begini Buah Kerja Keras HPA Tenriadjeng Saat Jabat Dirut PDAM Kota Makassar

BONEPOS.COM, MAKASSAR - Kabar meninggalnya HPA Tenriadjeng tidak hanya meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Kota Palopo.

Kepergian Wali Kota Palopo (2003-2013) itu juga menyisakan duka bagi warga Makassar, khususnya keluarga besar PDAM Kota Makassar.

HPA Tenriadjeng Mantan Dirut dua periode PDAM Makassar tutup usia pada di ruang ICU RS Faisal Makassar, Minggu subuh (16/2/2020).

Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb turut melayat ke rumah duka di Jalan Dahlia No. 7 Makassar sore tadi. Iqbal menyampaikan perasaan sedihnya atas kepergian Almarhum.

Iqbal menyebutkan, HPA Tenriadjeng yang juga Sekda Luwu (1999-2002) tersebut sebagai sosok yang berkharisma dan mampu membawa PDAM Makassar ke arah profesional.

"Almarhum telah berjasa membawa PDAM Makassar ke arah profesional. Beberapa gebrakannya mampu menjadikan perusahaan air minum daerah Makassar lebih terarah dan peningkatan yang sangat signifikan," kenang orang nomor satu di Kota Anging Mammiri.

HPA tenriadjeng bergabung bersama keluarga besar PDAM Makassar sejak tahun 1985 - 1996. Dalam perjalanan kariernya, dia cukup banyak menorehkan prestasi yang signifikan dan membawa perusahaan milik pemerintah daerah ini ke arah positif.

Dalam catatan kepemimpinannya, almarhum telah membangun gedung-gedung perkantoran, meningkatkan kapasitas produksi IPA II Panaikang dari 500 I/d hingga 1.000 I/d, pembangunan IPA Antang serta IPA IV Mac Sombala.

Pembangunan inilah yang memberikan dampak positif ke masyarakat Makassar. Terjadi peningkatan layanan air bersih serta cakupan layanan juga peningkatan jumlah pelanggan menjadi kerja nyatanya saat itu.

Laju perkembangan perusahaan di bawah kepemimpinannya mampu meningkatkan keuntungan perusahaan sehingga berdampak pada kesejahteraan karyawannya.

HPA Tenriadjeng meninggal dunia di usia 75 tahun dan meninggalkan seorang Istri (Risna) dan 4 orang anak (Andi Pangngajoan, Andi Patianjala, Andi Tesiodja, dan Andi Aita Masyita). (nan/ril)