Rp500 Juta DAK SKB Disdik Bone Nganggur di Kas Daerah

BONEPOS.COM, BONE - Dana Alokasi Khusus (DAK) pada UPT Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Dinas Pendidikan (Disdik) Bone sebesar Rp500 juta diduga mengendap di kas daerah (Kasda) pada Badan Penggelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bone.

Dikatakan Kepala Bidang PAUD dan Dikmas Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Suryanto, DAK tahun 2019 sudah sering diusulkan agar dicairkan.

Namun, sampai saat ini terkait tidak disalurkannya dana tersebut, dirinya melemparkan persoalan tersebut ke Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Asis.

"Kita sudah melengkapi semua administrasinya, tapi sampai sekarang ini dana itu tidak dicairkan padahal uang proyek DAK 2019 itu sudah ada di Kasda," ujarnya.

"Terkait soal tidak dicairkannya dana DAK SKB itu, kami belum tahu dimana letak masalahnya, tapi itu urusan PPTK dan Keuangan (BPKA) yang lebih pas menjawab," kata Kepala SKB Bone, Suryanto.

Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Kesetaraan yang juga selaku PPTK DAK 2019 Asis dikonfirmasi Bonepos.com membenarkan, Dana Alokasi Khusus (DAK) 2019 untuk bantuan Pendidikan Kesetaraan di SKB Bone itu masih ada di Kas Daerah (Kasda).

"Memang betul saat itu SKB bergabung di PLS sebagai lembaga pendidikan sehingga kendalanya terjadi kesalahan teknis pada administrasi dan Disdik tidak mau tandatangani permintaan pencairannya," tutur Azis.

Ia berharap pencairan dana DAK SKB itu bisa terealisasi di 2020 setelah penetapan daftar Long List dan menunggu SK penetapan dari Bupati. "Setelah ada SK penetapan baru kita usulkan pencairannya," harapnya.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bone Najamuddin dihubungi Bonepos.com Selasa sore (18/2/2020) mengatakan, terkait dana DAK SKB tidak cair tersebut pihaknya akan lakukan pengecekan.

"Nanti kita cek dulu datanya kalau memang ada masuk di Kasda itu akan disilpakan," ujar Najamuddin. (sug/ril)