Bukan Judi Online, Ini Yang Ditemukan di Ponsel Brimob Bone

BONEPOS.COM, BONE - Ada pemandangan berbeda terlihat di lapangan apel Mako Yon C Pelopor, Watampone, Kamis (20/02/20).

Pasalnya personel Provost Brimob Yon C Pelopor telah stand by mengarahkan anggota untuk memarkir kendarananya baik motor dan mobil di tengah lapangan apel.

Ternyata, ini adalah perintah langsung Danyon C Pelopor Kompol Nur Ichsan, melalui Wadanyon C Pelopor AKP Andi Muh. Syafe'i, kemudian ditindak lanjuti Kasi Provost Iptu Calvin Mustanu untuk melakukan pengecekan terhadap personel.

Pengecekan ini sengaja dilakukan mendadak agar pimpinan dapat mengetahui secara langsung permasalahan pada anggota.

Pemeriksaan ini difokuskan kepada surat-surat kendaraan dan aplikasi-aplikasi di ponsel pintar milik anggota .

"Jadi selain mengecek kelengkapan surat kendaraan anggota pemeriksaan ini juga dilakukan terhadap ponsel-ponsel pintar dari anggota," papar Kompol Nur Ichsan.

Pengecekan ponsel ini dilakukan bukan tanpa alasan, hal ini didasari dengan maraknya perjudian online melalui aplikasi-aplikasi.

Semakin mudahnya akses internet membuat aplikasi judi online ini semakin masif menyebar di tengah masyarakat bahkan telah masuk di kalangan aparatur negara.

Untuk menangkal hal ini Brimob Yon C Pelopor melakukan deteksi dini terhadap anggota-anggotanya.

"Ini adalah langkah awal agar Anggota kita tidak terjerumus dalam jebakan judi online," ujar Wadanyon C.

Dari pemeriksaan ini ditemukan beberapa pelanggaran antara lain masih ada kendaraan personel yang memasang stiker di plat nomor kendaraan, dan penggunaan aksesoris kendaran yang berlebihan hal ini tentu tidak dibenarkan dalam aturan.

Untuk pemeriksaan ponsel sendiri tidak ditemukan aplikasi judi online di telepon genggam milik Anggota, akan tetapi dari pemeriksaan ini banyak menemukan aplikasi game online yang tentunya ini dapat menghampat kinerja dari personel.

Tindak lanjut dari temuan ini dengan cara menghapus aplikasi tersebut dan anggota tersebut diberikan peringatan agar lebih cermat dalam penggunaan telpon genggam yang mereka miliki.

Secara keseluruhan, hasil dari pengecekan ini tidak ditemukan indikasi pelanggaran berat yang dilakukan oleh Anggota.

"Ke depan pelaksanaan pemeriksaan seperti ini akan gencar dilakukan dengan waktu yang tidak ditentukan. Hal ini dimaksudkan agar tidak lagi ditemukan anggota yang mendekati ke hal-hal yang dapat menurunkan citra Kepolisian di mata masyarakat," kunci Danyon C. (ril)