Peserta CPNS Bone Asal Papua Terpaksa Gigit Jari, Tabungan Rp2,5 Juta Melayang Sia-sia

Lukman, peserta tes CPNS di Bone asal Papua

BONEPOS.COM, BONE - Lukman (31) terpaksa mengelus dada dalam-dalam. Gara-gara kartu peserta ujian miliknya tidak ditandatangani, peserta asal Kabupaten Biak, Papua ini, batal ikut seleksi Computer Assisted Test (CAT) CPNS.

Kepada Bonepos.com, Lukman mengaku kecewa. Karena jauh-jauh datang dari Papua hanya tujuan ikut CAT di Kabupaten Bone yang digelar mulai 24-26 Februari 2020.

"Ini kasihan, saya dari jauh datang ujian di Bone tapi tidak bisa dibijaksanai hanya kartu ujian saya belum ditandatangani," ungkapnya di Kantor Bupati Bone, Senin (24/2/2020).

Lukman menuturkan pengalamannya saat mendaftar di pusat tahun lalu soal keterlambatan tandatangan masih bisa dibijaksanai.

"Kalau di pusat pendaftaran tahun lalu masih bisa dibijaksanai tanda tangannya pada hari itu juga, saya pikir bisa seperti itu," ungkapnya.

Warga asal Desa Sumberker Distrik Samofa Privinsi Papua itu terpaksa harus gigit jari. Ia terpaksa merogoh kocek uang yang dikumpulkan sebesar Rp 2.500.000 hanya untuk tiket pesawat ke Makassar.

Lukman adalah tenaga kontrak sejak 2013 di kantor Karantina Ikan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Alumni Politeknik Pertanian Negeri Pangkep itu mendaftar sebagai peserta dengan mengantongi nomor peserta 19-7305-1120-0000188. Ia memilih formasi jabatan pengelolaan pengembangan dan pembinaan usaha. (sug/ril)