2 Tahun Dana BOP Mengendap di Kas Daerah, Guru Bekerja Pakai Uang Pribadi

BONEPOS.COM, BONE - Ratusan peserta didik Taman Kanak-kanak Negeri Pembina di Kabupaten Bone terpaksa gigit jari. Lantaran dana biaya operasional (BOP) sampai saat ini tak kunjung dicairkan.

Ironisnya, dana tersebut sudah dua tahun mengendap di Kas Daerah Kabupaten Bone. Namun belum tersalurkan untuk empat lembaga Taman Kanak-kanak Negeri itu.

Menurut Kepala TK Negeri Pembina Bone, Andi Lusiana, bantuan BOP tersebut telah dikoordinasikan berulang kali ke Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD), serta Dinas Pendidikan Kabupaten Bone namun sampai sekarang tidak ada realisasi.

"Kita sudah siapkan LPJ rangkap enam, PPTK juga sudah tandatangani permohonannya tapi sudah dua tahun belum ada pencairan dananya," keluh Andi Lusiana.

Bahkan lebih mengherankan kata A Lusiana, dirinya pernah diminta memperlihatkan bukti pembelian barang dari rekanan sebagai syarat untuk mencairkan dana BOP itu. Namun upaya tersebut sia-sia karena Dinas Pendidikan tidak berani mengeluarkan surat permintaan pencairan dana BOP itu.

"Saya dari keuangan tapi katanya tidak bisa cair karena tidak ada permintaan dana dari Dinas Pendidikan," ungkap A Lusi.

"Bahkan saya beli barang-barang kelengkapan operasional itu terpaksa gunakan uang pribadi karena atas petunjuk Dinas Pendidikan tapi kenapa setelah barang itu saya beli malah tidak ada yang mau bertanggung jawab," tuturnya.

Selain itu, keluhan sama juga diungkapkan Kepala TK Negeri Pembina Kecamatan Ajangale Hasmawati. Ketika dihubungi Bonepos.com, ia menuturkan bahwa selama dua tahun pihaknya tidak pernah menerima bantuan BOP.

"Padahal jumlah murid kami pada 2019 sebanyak 95 orang, sudah tentu dana BOP itu sangat dibutuhkan oleh lembaga," ungkapnya.

Untuk diketahui bantuan dana BOP tersebut diperuntukkan untuk membiayai dana transportasi guru, kegiatan KKG serta Alat Tulis Kantor (ATK).

Dana bantuan operasional pendidikan tersebut bersumber dari anggaran APBN dengan berpatokan dari jumlah peserta didik sebesar Rp600 ribu per murid.

Adapun lembaga yang berstatus negeri di Bone penerima bantuan BOP itu antaralain, TK Negeri Pembina Bone, TK Negeri Pembina Ajangale, TK Negeri Pembina Tonra dan TK Negeri Pembina Salomekko. (sug/ril)