Maria Sharapova Umumkan Pensiun

BONEPOS.COM -Maria Sharapova, petenis asal Rusia telah mengumumkan keputusan pensiun dari dunia tenis, yang sudah membesarkan namanya, di usia 32 tahun.

Seperti dilansir BBC, pengumuman pensiun itu dilakukan Sharapova dalam sebuah tulisannya untuk Vogue and Vanity Fair. Sharapova mengatakan bahwa tubuhnya sudah menjadi penghalang tersendiri, setelah dirinya terus bergulat dengan cedera bahu.

"Aku masih baru dalam hal ini, jadi tolong maafkan diriku. Tenis -- aku mengucapkan selamat tinggal," tulis Sharapova dalam penguman pensiun tersebut.

"Mengenang kembali ke masa lalu, aku menyadari tenis sudah menjadi gunung untuk diriku. Aku berjalan menyusuri lembah dan berliku-liku, tapi pemandangannya dari puncak luar biasa. Tapi usai 28 tahun (menggeluti tenis-red) dan lima titel grand slam, aku siap untuk mendaki gunung lain, untuk bersaing di medan yang berbeda."

"Namun, perjuangan mengejar kemenangan-kemenangan tidak akan pernah sirna. Tak peduli apa yang menanti, fokusku akan tetap sama, juga etos kerja dan pelajaran yang sudah aku petik sepanjang jalanku sejauh ini. Untuk sementara ini ada beberapa hal sederhana yang ingin aku lakukan: kebersamaan dengan keluargaku. Duduk di depan secangkir kopi pada pagi hari. Weekend getaway yang spontan. Sesi latihan sesuai pilihan (halo kelas dansa!)" tuturnya.

Petenis kelahiran Rusia 19 April 1987 peraih 5 grand slam tersebut , meraih gelar grand slam pertamanya pada tahun 2004 di usia 17 tahun. Ia menggenapkan career slam, alias meraih empat titel major dunia tenis, dengan menjuarai Prancis Terbuka 2012 -- yang dua kali ia juarai, termasuk di tahun 2014.

Pada tahun 2016, Sharapova menjalani skors 15 bulan usai positif mengonsumsi meldonium. Sekembalinya ke lapangan tenis di tahun 2017, ia bergulat untuk menemukan kembali performa terbaik. Apalagi sejumlah cedera ikut mengusik.

Sharapova kini sudah terlempar ke peringkat 373 dunia, yang merupakan posisi terendahnya sejak Agustus 2002. Dalam tiga hajatan grand slam terakhir, mantan ratu tenis dunia itu juga senantiasa tersingkir di babak pertama.