Terungkap, Beras BPNT di Bone Disuplai Dari Bulukumba

BONEPOS.COM, BONE - Beras Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang disalurkan untuk warga miskin di Kabupaten Bone, ternyata disuplai dari Kabupaten Bulukumba.

Hal ini diketahui saat penyaluran beras oleh Suplaier ke E-Warung di Desa Sumaling, Kecamatan Mare, beberapa waktu lalu dengan menggunakan mobil truk.

Sopir truk tersebut saat ditanya perihal asal beras tersebut membenarkan, perihal beras bantuan dari Kabupaten Bulukumba dan akan disalurkan untuk warga miskin di Bone.

"Dari Bulukumba pak, ini bantuan untuk dibagikan ke masyarakat miskin," ujarnya.

Suplaier BPNT yang diketahui adalah CV Ana Anugrah asal Parepare, juga mengakui hal tersebut. Direktur CV Ana Anugrah, Lukman menuturkan, alasan mengambil beras di Bulukumba lantaran Bulog Bone tidak memiliki stok beras.

"Kita sudah berkoordinasi dengan Bulog Bone namun katanya stok berasnya tidak ada. Yang ada hanya stok beras tahun 2018 dan sudah tidak layak konsumsi. Makanya, pihak kami berkoordinasi dengan provinsi kemudian kita menyuplai dari Bulukumba," jelas Lukman.

Sekadar dikatahui Bantuan Kementerian Sosial yang dulu disebut BPNT sekarang sudah berubah nama untuk 2020. Saat ini, namanya menjadi Program Sembako.

Selain itu, juga ada penambahan yang dulu totalnya hanya Rp110 ribu kini bertambah menjadi Rp150 ribu untuk setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Mekanisme penyalurannya tetap sama seperti tahun sebelumnya yaitu tidak diuangkan melainkan mengambil barang berupa sembako, 2019 KPM hanya menerima beras dan telur sementara untuk 2020 ada tambahannya berupa ayam.

"Untuk telurnya tetap berasal dari Kabupaten Bone, namun untuk ayamnya memang ada suplaier khusus," tambah Lukman.

Sementara itu, Bonepos.com berupaya menginformasi ke pihak Bulog Bone, sayang Kansilog tengah berada di Kota Makassar. (her/ril)