Lempar Batu Orang Gangguan Jiwa, Nelayan di Palopo di Sel

BONEPOS.COM, PALOPO – Sepandai-pandainya tupai melompat, suatu saat pasti akan jatuh juga.

Pepatah ini, tepat disematkan kepada terduga pelaku penganiayaan terhadap orang yang mengalami ganguan jiwa, CA (40).

Kabur selama 10 hari, CA ditangkap oleh Anggota Reskrim Polres Palopo (Resmob) di tempat pelelangan ikan (TPI) Kelurahan Ponjalae, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo, Jumat (6/3/2020).

CA bekerja sebagai nelayan, yang bertempat tinggal di Jalan Cakalang, Kota Palopo. Terduga pelaku diamankan berdasarkan adanya pengaduan NU (29) ke Polres Palopo, 25 Februari 2020, dengan melakukan penganiayaan terhadap Nurping yang memiliki gangguan jiwa.

Pada saat dilakukan penangkapan, terduga pelaku berada di atas perahu dan tidak melakukan perlawanan.

Adapun kronologisnya bermula, pada Selasa 25 Februari 2020. Sekitar pukul 08.00 Wita, dimana korban bersama temannya sedang merokok kemudian datang pelaku menganiaya korban dengan cara melempar korban menggunakan batu yang mengenai tangannya. Akibatnya, korban mengalami luka robek pada ibu jari sebelah kanan dan kuku mau terlepas.

Selanjutnya terduga pelaku diamankan di ruang sat Reskrim Polres Palopo untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut, dan terhadap pelaku akan dijerat dengan pasal 351 KUHP dengan ancaman maksimal 5 tahun. (wan/ril)