Gowa dan Tator Masih Berproses, Ini Daftar Balon Usungan Golkar di Pilkada Serentak Sulsel

BONEPOS.COM - HAND OVER Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menghadiri acara deklarasi Pemenangan Pilkada 2020 di gedung Celebes Convention Center (CCC), Jl Metro Tanjung Bunga, Makassar, Minggu (8/3/2020) kemarin.

BONEPOS.COM, MAKASSAR - Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menyerahkan surat tugas kepada sepuluh dari 12 bakal calon (balon) kepala daerah usungan Partai Golkar di pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 di Sulawesi Selatan.

Mereka yang mendapat surat tugas yakni, A Kaswadi Razak untuk Pilkada Soppeng, Indah Putri Indriani untuk Luwu Utara, Muhammad Thoriq Husler untuk Luwu Timur, Muhammad Basli Ali untuk Selayar.

Kemudian, Andi Tajerimin untuk Pilkada Maros, Malkan Amin untuk Barru, Andi Ilham Zainuddin untuk Pangkep, Mohammad Ramdhan Pomanto untuk Pilwali Makassar, Andi Hamzah Pangki untuk Bulukumba, serta Yohannes Bassang untuk Pilkada Toraja Utara.

Sementara itu, dua daerah lainnya yang juga menggelar Pilkada yakni Gowa dan Tana Toraja, hingga saat ini Golkar belum menentukan sikap, lantaran masih berproses di DPP Golkar.

Untuk diketahui, di Pilkada Gowa, tidak ada calon yang mendaftarkan diri ke partai Golkar, sedangkan di Tana Toraja terdapat 3 calon yang mendaftar di Golkar yakni Victor Datuan Batara, Theofilus Allolerung dan Rudi A Lolo.

Di Gowa, Golkar hanya memiliki 3 kursi, sementara syarat untuk mengusung Calon yakni 9 kursi. Sedangkan di Tana Toraja Golkar memiliki 7 kursi, sementara syarat untuk mengusung calon yakni 6 kursi.

Respons Balon

Balon Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto atau yang karib disapa Danny Pomanto (DP) mengaku lega setelah mendapatkan restu dari Golkar. Sebelumnya DP juga sudah mendapatkan restu dari Partai Nasdem. Artinya, Danny sudah mengantongi dukungan dari dua partai.

Meski demikian, hingga kini, DP mengaku belum memutuskan siapa sosok yang akan mendampinginya di Pilwakot Makassar. DP mengaku masih akan menjalin komunikasi dengan partai pengusung terlebih dahulu.

"Setidak gambaran sudah ada. Belum lengkap tanpa pasangan. Belum tahu siapa pendamping nantinya. Insya Allah. Kita bisa cair. Kita mau berkolaborasi," ucap Danny Pomanto, kepada Bonepos.com, Minggu (8/3/2020) kemarin. (din/ril).