Legislator Suaedi Dorong Kejari dan Polisi Selisik SPAM Rp20 Miliar

BONEPOS.COM, BONE - Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang dilakukan Balai di Desa Polewali, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, sudah lama selesai.

Sayangnya, proyek yang menyedot anggaran sekitar Rp20 miliar itu, tidak berfungsi. Cenderung terabaikan.

Kepada Bonepos.com, Ketua Komisi III DPRD Bone, Andi Suaedi mengemukakan, dia sudah meninjau lokasi pembangunan SPAM itu. Ketersediaan air melimpah dan bangunannya mewah. Mirisnya, pipa-pipa sudah hancur.

"Ada apa di Kabupaten Bone. Pihak kejaksaan dan kepolisian perlu telusuri itu. Mengapa SPAM di Libureng berhenti. Kemana uangnya dan siapa yang ambil uangnya," jelas Suaedi, kepada Bonepos.com, Minggu (8/3/2020).

"Pemkab Bone perlu tingkatkan kinerjanya. Dan SPAM di Libureng ini airnya bisa dimanfaatkan untuk masyarakat di Libureng dan Kahu," tambahnya.

Tidak sampai disitu saja, Suaedi mengapresiasi mahasiswa yang terus mengawal pembangunan di Kabupaten Bone. (ril)