Satgas Pangan Polres Bone Telusuri Gula Pasir, Ada Penimbunan?

BONEPOS.COM, BONE - Kenaikan harga gula pasir, mulai dikeluhkan. Tidak hanya terjadi di daerah, tetapi menjadi isu nasional.

Tak terkecuali di Kabupaten Bone. Kenaikan harga gula pasir ini sudah terjadi sekitar sepekan terakhir, dari harga sebelumhya hanya Rp12.000 per kilogram sekarang naik menjadi Rp17.000 per kilogram.

Hal demikian dibenarkan Kepala Bidang Bahan Pokok Dinas Perdagangan Kabupaten Bone, Mulyati Kadir. Dia mengatakan, kelangkaan ini terjadi akibat permintaan konsumen meningkat sementara stok gula pasir berkurang.

"Kami sudah melakukan kroscek di lapangan dan ternyata memang stok gula mulai menipis namun masih ada stok untuk beberapa bulan ke depan," kata Mulyati, kepada Bonepos.com.

Sementara Tim Satgas Pangan Polres Bone yang dikonfirmasi melalui Kanit Ekonomi Ipda Dodie bilang, kenaikan harga gula pasir ini terbilang sangat cepat. Dikarenakan sebelumnya dia menduga bahwa kenaikan diperkirakan baru akan terjadi sekitar 1 atau 2 bulan ke depan dikarenakan menghadapi bulan puasa.

"Kami sudah melakukan kroscek di lapangan dan memantau pendistribusian termasuk mengecek stok di pabrik gula yang ada di Bone dan hasilnya masih ada hingga beberapa bulan ke depan. Sehingga diperkirakan komoditi gula ini mengikuti harga Nasional, karena daerah lain juga terjadi hal yang sama," ujar Dodie.

Meski demikian, selaku Satgas Pangan pihaknya tetap menelusuri terjadinya kenaikan harga ini, untuk mencegah semua pelanggaran atau tindak pidana yang dapat mempengaruhi stabilitas pasar. (her/ril)