Kesimpulan Musrenbang Bone 2021, Masyarakat Butuh Jalan Mulus

BONEPOS.COM, BONE - Musrenbang tingkat Kabupaten Bone, dipusatkan di salah satu hotel di Kabupaten Bone, Kamis (12/3/2020).

Kesimpulannya, kebutuhan masyarakat di tingkat bawah yang perlu jadi atensi pemerintah daerah Kabupaten Bone soal pelayanan dasar.

Hal itu bukan tanpa alasan. Sebanyak 1.960 usulan yang masuk dalam Musrenbang Tahun 2021 ini. Tidak tanggung-tanggung, untuk mengakomodasi besarnya usulan tersebut membutuhkan anggaran Rp1,7 triliun.

Namun demikian, banyaknya usulan tersebut, tidak bisa diakomodir seluruhnya. Dikarenakan alokasi anggaran daerah yang tersedia, terbilang terbatas.

Kepala Bappeda Kabupaten Bone, Ade Fariq Ashar menjelaskan, APBD Bone senilai Rp2,4 triliun. Hanya saja, besaran tersebut masih mendominasi belanja tidak langsung sebesar Rp1,5 triliun. Meliputi gaji, BOS, Dana Desa, dan lain sebagainya.

"Sehingga sesuai rencana kerja pemerintah daerah, hanya 632 yang diterima. Terdiri atas 34 program, 72 kegiatan," papar Ade, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (13/3/2020).

Berdasarkan data usulan Musrenbang RKPD Kecamatan Tahun 2021, persentase tertinggi diduduki Dinas PU dan Penataan Ruang Kabupaten Bone (17,76 persen), kemudian Dinas Perkimtan (14,18 persen), Dinas Pertanian (13,62 persen), Dinas PSDA (10,41 persen), Dinas Peternakan (10,10 persen).

Lalu, Dinas Pendidikan (6,22 persen, serta Dinas Kesehatan (3,57 persen).

"Artinya usulan dari desa, berkutat pada urusan wajib pelayanan dasar," sebut Ade. (ril)