Gara-gara Cekcok Tanah, Nyawa Kadir Melayang

BONEPOS.COM.BONE - Sungguh nahas nasib seorang petani di Desa Welado, Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone, Kadir bin Baco. Lelaki berusia 61 tahun tersebut tewas bersimbah darah di area persawahan, Minggu (15/3/2020).

Tewasnya Kadir akibat dianiaya oleh dua orang petani lainnya, Abdul Samad bin Haji Lepu (50) dan Darlis (37). Keduanya diketahui bersaudara warga Desa Welado, Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone.

Kronologi penganiayaan tersebut didasari persoalan sengketa tanah. Pada saat kejadian, pelaku dan korban tidak sengaja bertemu di TKP, awalnya mereka cuma saling adu mulut dan pada akhirnya berujung pada penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam, berupa parang dan badik.

Saat Abdul Samad cekcok dengan korban, Abdul kemudian langsung memarangi Kadir. Korban awalnya sempat ingin membalas namun datang pelaku kedua langsung menusuk korban menggunakan bambu panjang sehingga korban terjatuh.

Kemudian setelah itu, pelaku pertama dengan bebas menganiaya korban berkali-kali hingga korban tewas mengenaskan.

"Saat ini, kedua pelaku sudah diamankan di Mapolsek Ajangale. Sementara korban sudah dievakuasi kemudian dibawa ke rumah duka," kata Paur Humas Polres Bone, Ipda Rayendra

Lanjut kata dia, akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka-luka di sekujur tubuhnya akibat sabetan benda tajam berupa parang dan badik.

"Dari hasil olah TKP petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 2 senjata tajam. Sudah diamankan untuk proses lebih lanjut," tambahnya. (her/ril)