Bupati Seto Tunjuk Kadis Kesehatan Sinjai jadi Ketua Gugus Pencegahan Corona

BONEPOS.COM, SINJAI - Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa menggelar rapat pembentukan gugus tugas pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19) yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Seni (16/3/2020).

Rapat tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, Akbar Mukmin yang dihadiri oleh Kapolres Sinjai AKBP iwan Irmawan, Dandim 1424 Sinjai Letkol. Inf. Oo Sahrojat, Kajari Sinjai Adjie Prasetya, Wakil Ketua DPRD Muh. Sabir, Kepala OPD terkait, dan perwakilan masing masing Instansi.

Andi Seto mengatakan Pemerintah Kabupaten Sinjai telah melakukan rapat terbatas dengan Forkopimda mengenai situasi di Kabupaten Sinjai yang sampai saat ini belum terdapat orang yang posisitf corona. Namun karena virus corona berbahaya dan sangat mudah penyebarannya maka wajib untuk ditangani secara serius tanpa menimbulkan kepanikan masyarakat.

"Atas nama pemerintah Kabupaten Sinjai menetapkan status siaga darurat untuk penyebaran virus corona. Meskipun masih berstatus siaga namun harus lebih ditingkatkan kesiagaannya, sebagai langkah siaga kita sudah membentuk gugus tugas untuk pencegahan yang diketuai oleh kadis kesehatan dimana poskonya berada pada kantor dinas kesehatan," katanya.

Salah satu aksi yang akan kita lakukan, Seto menyebutkan salah satunya adalah akan membentuk posko minimal 4 di darat dan 4 di laut untuk memantau orang masuk dan keluar terkhusus bagi orang yang sudah mendatangi daerah yang sudah tertular virus corona.

"Setiap posko akan ditugaskan tenaga medis dan disiapkan termoscanner untuk mengecek suhu tubuh dan khusus bagi para camat agar menyampaikan kepada para kepala desa agar memberi info apabila ada orang yang baru masuk di desanya sehingga bisa dilakukan penelusuran terhadap orang tersebut. Dan khusus untuk dinas perikanan dan perhubungan agar didata nelayan maupun ABK yang masuk dan keluar," himbaunya.

"Sedangkan terkait himbauan untuk rumah ibadah untuk sementara kalau bisa karpet yang ada di Mesjid diharapkan agar dikeluarkan dan dihimbau kepada para jamaah untuk masing-masing membawa sejadah. Dan kepada para imam dan penceramah agar dibekali info tentang virus corona sehingga info tersebut tentunya lebih mudah disebarkan," tambahnya.

Sementara itu, Kadis Kesehatan dr. Suryanto Asapa menyampaikan bahwa saat ini sudah ada 15 orang warga Kabupaten Sinjai yang telah dilakukan pemeriksaan kesehatan karena disinyalir warga tersebut pernah berkunjung ke Malaysia, namun berdasarkan hasil pemeriksaan semua hasilnya negatif corona.

"Dan jumlah 15 orang tersebut ada 12 warga yang masuk kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan masih akan dilakukan pemantauan selama 14 hari kedepan. Pemantauan akan dilakukan oleh petugas kesehatan yang ada di Kecamatan dengan di Back Up oleh personil Kodim 1424 Sinjai dan Polres Sinjai," ungkapnya. (air/ril)