Cek Fakta: Soal Asap Rokok Diklaim Bisa Membunuh Virus Corona

BONEPOS.COM - ADS GRAFIS ILUSTRASI

BONEPOS.COM - Pengguna media sosial dihebohkan dengan beredarnya kabar bahwa asap rokok mampu membunuh virus corona atau Covid-19.

"Virus corona tidak menyerang orang yang merokok karena komposisi tembakau dan cengkeh itu bisa menolak penyerangannya, asap rokok ampuh untuk membunuhnya," tulis seorang pengguna dilaman media sosial Facebooknya.

Selain itu juga berader link berita yang menyebutkan WHO: Merokok, Salah Satu Solusi Pencegahan Covid-19

Klaim asap rokok ampun membunuh virus corona (Tangkapan Layar Facebook)

Lantas benarkah merokok bisa menangkal vitus Covid-19, Mitos atau Fakta ?

Dokter spesialis paru Feni Fitriani, Ketua Pokja Masalah Rokok Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, menyebutkan bahwa hal tersebut tidak benar.

"Itu tidak benar kalau mengatakan bahwa merokok malah melindungi," kata dr Feni pada acara Temu Media di kantor PB IDI Jakarta, Jumat (12/3/2020) kemarin.

Lanjut dr Feni, menjadi perokok sesungguhnya membuat seseorang malah lebih mudah menjadi sakit. Bukan hanya virus corona namun juga penyakit lainnya seperti kanker paru.

Dijelaskan dr Feni, bahwa tanpa virus Covid-19 saja, perokok sudah mengalami kerentanan di saluran napas. Selain itu merokok juga meningkatkan reseptor ACE 2 yang diketahui sebagai reseptor virus corona.

Maka dari itu, semakin banyak virus corona yang menempati reseptor tersebut maka semakin besar risiko perokok terkena virus mematikan itu.

Selain dr Feni, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam pernyataan resminya menegaskan bahwa merokok tidak bisa melindungi kita dari Covid-19. Karena faktanya, merokok itu mematikan.

Dalam rilisnya HWO menyebutkan bahwa lebih dari 8 juta orang meninggal tiap tahunnya karena rokok. Orang dengan penyakit penyerta seperti penyakit jantung, yang bisa disebabkan oleh merokok, berada dalam risiko tinggi terkena Covid-19 yang parah. (ril).