Cairan Antiseptik Habis? Ini Rekomendasi WHO

BONEPOS.COM - ADS GRAFIS Ilustrasi

BONEPOS.COM - Wabah virus Corona atau COVID-19 yang semakin menyebar di Indonesia. Tercatat, sudah 134 pasien tejangkit virus mematikan itu, 8 pasien telah dinyatakan sembuh.

Dampak penyebaran virus ini, membuat masyarakat berburu masker dan antiseptik di Apotek dan Supermarket. Hal ini sontak membuat stok antiseptik habis dan langka di pasaran.

Lantas, bagaimana jika antiseptik tiba-tiba habis, dan stok di toko sudah tidak tersedia ? Jangan khawatir. World Health Organization (WHO) merekomendasikan cara lain untuk membersihkan tangan.

Jika tidak ada cairan antiseptik, WHO merekomendasikan masyarakat mencuci tangan menggunakan air bersih yang mengalir, dan sabun. Jangan lupa membersihkan sela-sela jari, belakang tangan dan kuku.

"Cuci tangan Anda dengan sabun dan air mengalir ketika tangan tampak kotor. Jika tangan Anda tidak tampak kotor, sering-seringlah membersihkannya atau menggosok tangan anda dengan menggunakan sabun dan air berbasis alkohol," anjuran WHO.

Dalam kampanyenya WHO juga merilis kapan waktu kita harus mencuci tangan, yakni setelah batuk atau bersin, saat merawat orang sakit, sebelum, selama dan setelah Anda menyiapkan makanan, sebelum makan, setelah penggunaan toilet, ketika tangan tampak kotor dan setelah menangani hewan atau kotoran hewan

Untuk diketahui, Chinese director of the State Key Laboratory for Diagnosis and Treatment of Infectious Disease, Li Lanjuan, telah menemukan fakta bahwa bahwa virus berbahaya ini dapat dimusnahkan.

Berdasarkan penelitian Li Lanjuan bersama dengan 6 ahli lainnya, terungkap bahwa virus corona tidak dapat bertahan hidup pada suhu di atas 57 derajat celsius dan akan mati di udara terbuka dalam 30 menit. (ril).