Pemkot Makassar Siapkan Tempat Screening ODP Covid-19, Disini Lokasinya – Bonepos.com mgid.com, 535943, DIRECT, d4c29acad76ce94f

Pemkot Makassar Siapkan Tempat Screening ODP Covid-19, Disini Lokasinya

  • Bagikan

BONEPOS.COM, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menyiapkan Puskesmas Pembantu (Pustu) Bontorannu, Kelurahan Bontorannu, Kecamatan Mariso sebagai tempat screening sekaligus ruang karantina pasien Covid-19.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya Outbreak atau lonjakan jumlah pasien yang berlebihan di Kota Anging Mammiri.

Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb melakukan pengecekan langsung untuk melihat kesiapan dan kelayakan tempat tersebut.

“Sejak virus ini dinyatakan sebagai pandemi dunia, maka persepsi dan cara tanggap kita tentu berubah. Kita tidak bisa lagi melihat secara kasuistik di Makassar saja. Setiap saat kita bisa mengalami situasi yang sama dengan negara yang kini tengah terpapar, makanya kita harus bersiap dengan segala kemungkinan terburuk. Termasuk ruang isolasi, itu sudah harus dipikirkan dari sekarang,” jelas Iqbal, saat melakukan pengecekan di Pustu Bontorannu, Kamis (19/3/2020).

Baca Juga  Virus Corona Makin Ganas, Harga Sarang Burung Walet Anjlok

“Kita tengah menyiapkan ruang khusus isolasi Covid-19 di RSUD Daya. Namun kita tidak berhenti disitu, harus ada tempat khusus untuk dilakukan screening untuk Orang Dalam Pemantauan(ODP) juga antisipasi sebagai ruang karantina pasien Covid-19 jika nantinya terjadi overload di rumah sakit rujukan yang sudah disiapkan,” sambungnya.

Sementara itu, Ketua Komunitas Relawan Emergency kesehatan Indonesia Wilayah Sulsel, Abdul Azis yang ikut mendampingi Iqbal menilai Pustu Bontorannu layak untuk dijadikan tempat screening sekaligus tempat karantina pasien Covid-19.

Baca Juga  Rakor dan Advokasi, Simak Program Bunda PAUD Makassar

“Alhamdulillah tempatnya sangat representatif, apalagi tempat parkirnya tergolong luas. Tadi bersama Pak Wali (Iqbal) mengecek kondisi ruangan yang terlihat bersih. Kami kalkulasi bisa menampung 20 hingga 30 pasien yang bisa dirawat disini,” sebut Abdul Azis. (ril)

Temukan Kami:
  • Bagikan