Wow, 40 Kepala Sekolah di Bone Pulang dari Jakarta, Sudah Periksa Diri?

Juru bicara Satgas percepatan Penanganan Covid-19 Bone, dr Yusuf.

BONEPOS.COM, BONE - Kepala Sekolah, Guru, Pengawas Sekolah dan Staf Dinas Pendidikan Kabupaten Bone yang sudah melakukan studi tour (studi banding) dan kunjungan ke beberapa daerah di pulau Jawa, seperti Bandung dan Jakarta diminta memeriksakan kesehatan secara mandiri.

Hal itu ditegaskan Juru bicara Satgas percepatan Penanganan Covid-19 Bone, dr Yusuf.

Yusuf meminta semua yang pernah keluar daerah perlu melakukan cek kesehatan untuk menghindari penularan virus Corona (Covid-19).

"Kalau pernah ke daerah yang terjangkit virus Corona itu pelu penanganan khusus atau dilakukan pemeriksaan kesehatan secara mandiri dan isolasi diri," jelas Yusuf kepada Bonepos.com, Jumat (20/3/2020).

Selain itu, kata Yusuf seluruh peserta studi tur Dinas Pendidikan bisa juga menjalani screening Covid-19 pada tim medis di Posko terpadu Covid-19 Bone di Jl Ahmad Yani.

"Silahkan datang di Posko Terpadu untuk diambil datanya sekaligus menjalani screening Covid-19 sama seperti mahasiswa STIA Prima," pinta Yusuf.

Seperti diketahui, beberapa hari yang yang lalu rombongan Dinas Pendidikan telah berkunjung ke Jakarta dan Bandung dalam rangka studi banding selama dua hari.

Menanggapi hal ini Kepala Dinas Pendidikan melalui Sekretaris Disdik Nursalam menjelaskan, Kepala sekolah beserta rombongan staf Disdik agar mengikuti anjuran dan segala prosedur dari tim Terpadu.

"Saya kira sangat baik kalau yang bersangkutan kita minta memeriksakan kesehatannya secara sukarela untuk antisipasi hal yang tidak diinginkan, apalagi dikhawatirkan pada keluarganya, anak didik serta lingkungan kerja. Ya mudah-mudahan semua negatif Covid-19," ungkap Nursalam.

Untuk diketahui sedikitnya 40 Kepala sekolah serta 20 guru dan Pengawas serta Staf Dinas Pendidikan Bone yang ikut berangkat study tour dan telah kembali, Ahad pekan lalu. (sug/ril)

#BoneBisa #BoneBersama #BoneLawanCorona