Bosan Dijanji Polisi Bone, Nelayan Tradisional Siap Beri Sanksi Nelayan Trawl

BONEPOS.COM, BONE - Puluhan nelayan tradisional Desa Lamuru, Kecamatan Tellu Siattingnge, Kabupaten Bone, kembali mendatangi Mapolres Bone, Senin (23/3/2020).

Mereka menagih janji Polres Bone untuk melakukan penindakan terhadap nelayan trawl.

Sejumlah nelayan tradisional ini menyayangkan tindakan penegak hukum dalam hal ini pihak Kepolisian Polres Bone. Karena sebelumnya telah ada kesepakatan antara Polres Bone dan para nelayan, apabila masih ada nelayan yang melakukan penangkapan ikan menggunakan mesin trawl. Maka akan ditindaki namun sampai saat ini belum ada tindakan tegas.

"Masih ada nelayan-nelayan trawl yang melakukan penangkapan dan tidak ditangkap, padahal tadi itu ada Polairut yang sempat turun cuma dibubarkan saja, padahal kemarin kesepakatannya mau ditindaki tapi mana?," kata Hasri, salah seorang nelayan.

Lanjut kata dia, kesepakatan ini terjadi pada saat sejumlah nelayan tradisional dibuat geram oleh para nelayan trawl.

Pada saat itu, nelayan hendak melakukan tindakan main hakim sendiri dengan hendak membakar perahu nelayan trawl, namun polisi dengan cepat datang ke lokasi untuk menenangkan para nelayan tradisional ini sehingga timbul kesepakatan tersebut.

"Dalam kesepakatan itu jelas bahwa pihak kepolisian yang diwakili oleh Kasat Intel akan bermohon ke Kapolres agar diterbitkan surat perintah ke Reskrim agar jika ada nelayan trawl ditemukan beroperasi segara ditangkap namun nyatanya tidak ada realisasi hingga saat ini," tambahnya.

Jika penegak hukum tidak dapat menindaki nelayan trawl ini, maka pihak nelayan akan melakukan dengan cara mereka sendiri, "Kami bosan hanya dijanji terus," tegasnya.

Sementara Kasat Reskrim Polres Bone AKP Mohamad Pahrun yang dikonfirmasi bilang, pihaknya telah menerima surat perintah tersebut dan saat ini masih sementara diproses.

"Saya sudah berkoordinasi dengan Polairut dan juga Tim Resmob untuk segera melakukan pengecekan di lokasi dan penindakan," ujar Pahrun.

Para nelayan tradisional ini saat berada di Mapolres Bone harus pulang tanpa ada hasil karena tidak menemukan seorangpun pejabat di Mapolres Bone karena sudah pulang semua. (her/ril)