Pengacara Pertanyakan Alasan Jaksa Ngotot Hadirkan Istri Wakil Bupati di Kasus PAUD

Firman Batari

BONEPOS.COM, BONE - Kuasa Hukum Erniati, salah satu tersangka kasus dugaan korupsi dana Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Firman Batari akhirnya angkat bicara soal kliennya mangkir dari persidangan selama 3 kali berturut turut.

Firman Batari yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin malam (23/3/2020) menuturkan, alasan kliennya tidak hadir dikarenakan sedang sakit parah. Mengalami gangguan kejiwaan.

"Kalau menurut dokternya secara pandangan mata, memang bagus, tapi kalau masalah kejiwaan itu bermasalah dan itu parah," beber Firman Batari.

Ditanya soal keterangan kliennya (Erniati) penting dalam kasus ini, Firman Batari bilang, tidak ada hubungannya karena peristiwa hukum sudah jelas dan perbuatan hukum di dalam peristiwa-peristiwa hukum itu tidak ada menunjukan korelasi dari keterangan kesaksian kliennya.

"Tidak ada korelasinya, oleh karena itu ada apa dengan jaksa ngotot untuk hadirkan. Jadi tidak penting dihadirkan. Hakim juga tadi mengatakan itu, adakah pembatalan alat bukti dari saudara jaksa jika saksi ini tidak dihadirkan, dan jawaban jaksa tidak ada, jadi untuk apa, kecuali kalau ada maksud lain saya angkat tangan," tegasnya.

Jadwal persidangan Minggu depan, (30/3/2020). Firman Batari belum bisa memastikan kliennya akan hadir atau tidak, dan tentunya kalau masih sakit seperti itu tentu tidak bisa.

Sekadar diketahui dari hasil keputusan sidang Senin pagi (23/3/2020), Majelis Hakim masih memberikan kesempatan kepada JPU untuk memanggil saksi dalam hal ini Erniati yang juga merupakan istri Wakil Bupati Bone. Dan apabila belum hadir pihaknya akan membicarakan langkah lebih lanjut agar saksi bisa hadir dan memberikan keterangan di pengadilan. (her/ril)