Terungkap, Ini Peran Dua Warga Bone Dibalik Sabu 9 Kg Siap Edar

BONEPOS.COM - HUMAS POLRES SAMARINDA Kapolres Samarinda, AKBP Arif Budiman, didampingi Kapolsek Sungai Pinang, Kompol Ramadhanil saat menggelar presrilis terkait penangkapan AS dan AN di Mako Polres Samarinda, Kamis (26/3/2020).

BONEPOS.COM, KALTIM - Dua orang warga Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan kedapatan membawa sabu-sabu seberat hampir 10 kilogram. Diduga sabu itu akan diedarkan di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim).

Kedua warga asal Bone tersebut masing-masing berinisial AS alias Atong (36) alamat Jl. D.I Panjaitan dan AN alias Dedi (48) tahun alamat Jl Bajoe.

"Barang ini diantar barang dari Berau ke Balikpapan. Kalau asal barang kemungkinan dari Tawau, Malaysia," kata Humas Polres Samarinda, Iptu Eko Widyatmoko kepada Bonepos.com, Kamis (26/3/2020).

Dijelaskan Eko, dari hasil pemeriksaan sementara, keduanya berperan sebagai kurir sabu, dimana keduanya mendapatkan upah sebesar Rp 10 juta, saat barang haram tersebut sampai ke pemesannya.

"Setelah diperiksa secara mendalam, keduanya bukan jaringan dari Bang Toyib (Saddang) terpidana mati narkoba di Bulungan," tegas Eko

Sementara itu berdasarkan data yang dihimpun Bonepos.com, salah satu tersangka yakni AS diduga adalah saudara Arman Suyuti alias Saddang alias Bang Toyip, terpidana mati, kasus narkoba di Bulungan, Kaltim.

Diberitakan sebelumnya, AS dan AN ditangkap Satresnarkoba Polres Samarinda saat melintas di Jalan Poros Samarinda-Bontang, Samarinda Utara, sekira pukul 23.15 WITA.

Saat digeledah petugas, didalam bagasi belakang Daihatsu Terios, Nopol KT 1338 WH yang digunakan keduanya ditemukan narktika jenis sabu yang disimpan dalam 2 tas.

Adapun tas tersebut masing-masing berisi sabu sebanyak 6 bungkus dan sabu seberat 9,737,2 gram (Hampir 10 Kilogram). (her/ril).