Bos Besar Narkoba Kebal Hukum di Bone, Polisi Diminta Tidak Tebang Pilih

BONEPOS.COM - INTERNET Ilustrasi

BONEPOS.COM, BONE - Penanganan kasus Narkoba di Kabupaten Bone, terkesan tak sepenuh hati. Hanya menyentuh "pemain kecil". Sedangkan "bos besar" tak tersentuh oleh aparat penegak hukum. Maka tidak heran, kasus penyalahgunaan narkoba di daerah berjuluk Bumi Arung Palakka, tidak akan habis.

Ketua LSM Latenritatta, Mukhawas Rasyid, menyadari hal itu. Dia heran dengan kasus narkoba di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Tidak ada habisnya.

Menurut Mukhawas, hal itu disebabkan karena bandar besar dari bisnis terlarang yang ada di Bumi Arung Palakka, ini belum tersentuh.

Mukhawas menyebutkan, sejauh ini, Polisi di Bone hanya sebatas menangkap para pemakai dan kurir narkoba skala kecil saja.

"Sebenarnya Polisi tahu siapa bandar besar narkoba di Bone ini. Hanya saja, kemungkinan bandar besar tersebut tidak dapat disentuh," kata Mukhawas kepada Bonepos.com, Senin (30/3/2020).

Mukhawas membeberkan, hasil investigasi yang dilakukan pihaknya saat ini, setidaknya ada empat bandar besar di Bone yang merupakan jaringan internasional.

"Hasil investigasi kami itu sedikitnya ada empat bandar narkoba internasional di Bone ini. Jaringannya itu ada dari Singapura. Ada juga lewat Kalimantan dari Malaysia, Tawau," bebernya.

Selain itu lanjut Dia, ada pula narkoba yang dipasok dari Myanmar kemudian ke Nunukan lalu masuk ke Parepare kemudian diterima di Bone.

Untuk itu, Mukhawas meminta kepada Aparat Kepolisian di Bone agar lebih serius lagi dan tidak pandang bulu dalam memberantas peredaran narkoba di Bone.

"Kami minta aparat hukum tidak pandang bulu dalam memerangi narkoba sehingga tidak mendapat cibiran dari masyarakat," katanya.

Selain itu dia juga berpesan jangan sampai penegak hukum yang memberantas narkoba malah terjerat dan hendaknya ada sanksi tegas sehingga ada efek jera dan tidak diikuti oleh penegak hukum lainnya.

Hal senada diungkapkan, Ketua Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Kabupaten Bone Syamsuddin Nur. Dimana menurut Dia, pihak Kepolisian harus bekerja ekstra dalam mengungkap bandar besar narkotika yang ada di Bone.

"Polisi harus kerja ekstra dalam mengungkap siapa bandar besar narkotika yang ada di Bone," (her/ril)