FH Unhas Ganjar Masyarakat Tinggal di Rumah Rp155 Ribu

BONEPOS.COM, MAKASSAR -- Fakultas Hukum (FH) Universitas Hasanuddin (Unhas) menginisiasi pembagian bahan makanan dan kebutuhan pokok bagi masyarakat kurang mampu yang berdomisili di sekitar Kampus Unhas.

Pembagian bahan pokok dilangsungkan, Senin (30/3/2020). Tujuan aksi ini, untuk membantu masyarakat kelompok rentan, yang harus kehilangan penghasilan selama periode kerja dari rumah.

Dekan FH Unhas, Farida Patittingi menjelaskan, aksi ini didorong persoalan sosial kemasyarakat yang sedang dihadapi oleh masyarakat, terkait wabah Covid-19.

Pemerintah mendorong agar masyarakat berdiam di rumah, sebagai upaya untuk memutuskan rantai sebaran virus berbahaya ini,

"Kami melihat, banyak upaya untuk membantu tenaga medis dengan penggalangan bantuan memenuhi perlengkapan medis. Sementara di sisi lain, kebijakan tinggal di rumah telah membuat masyarakat kelompok rentan berada dalam dilema,” jelas Farida.

Kelompok masyarakat ini dihadapkan pada pilihan sulit. Jika tidak bekerja, mereka terancam tidak memiliki penghasilan.

Sementara jika bekerja, mereka harus keluar rumah, dan itu bertentangan dengan imbauan pemerintah.

Lanjut Farida, kemudian berinisiatif untuk menggalang dukungan dari para donatur, yang hasilnya kemudian digunakan untuk membeli bahan kebutuhan pokok.

Hari pertama ini, target penyerahan bantuan adalah masyarakat di sekitar kampus Unhas, termasuk cleaning service Unhas, petugas keamanan kampus, pemilik kantin Unhas, staf non PNS Unhas, tukang becak, driver online sampai pada penyapu jalanan dan beberapa unsur masyarakat lainnya.

"Jumlah dana yang terkumpul sebanyak Rp40 juta, donasi dari dosen dan alumni Fakultas Hukum Unhas. Dana ini kami gunakan untuk membeli kebutuhan pokok. Untuk hari ini kami membagikan sebanyak 250 paket, disertai hand sanitizer dengan nilai per paket Rp155 ribu," sambung Farida.

Farida berharap, tindakan kecil yamg dilakukan sivitas akademika FH Unhas bisa meringankan beban masyarakat yang merasakan dampak akibat wabah Covid-19.

"Kejadian global berupa pandemi Covid-19 adalah duka kita semua. Ini duka kita, mari bersama sama berbagi meringankan beban dari masyarakat kita yang mungkin sangat merasakan dampak dari adanya wabah Covid-19," kuncinya. (ril)