UMI Makassar Perpanjang Belajar Daring, Catat Tanggalnya

BONEPOS.COM, MAKASSAR - Rektor Universitas Muslim Indonesia (UMI) Prof. Basri Modding mengeluarkan Surat Edaran No. 0748/F.01/UMI/III/2020, Tanggal 30 Maret 2020, perihal perpanjangan pembelajaran daring (on line) bagi dosen dan working from home bagi tenaga kependidikan hingga 26 April 2020.

Keputusan tersebut diambil setelah melaksanakan Rapat Terbatas bersama Pimpinan Universita via Zoom, Senin (30/3/2020).

"Jadi, kegiatan perkuliahan dengan tatap muka, tugas terstruktur, dan tugas mandiri pada semua jenjang pendidikan (Diploma, S1, S2, S3) tetap berjalan dengan dilaksanakan e-learning, dan melaporkan ke pimpinan fakultas masing-masing," jelas Basri.

Kebijakan perpanjangan ini, kata alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMI ini, mengingat perkembangan kasus Virus Corona di Sulsel semakin bertambah.

Karena itu, sebagai upaya memutus mata rantai pandemi ini, maka working from home menjadi pilihan strategis untuk menghindari pertemuan banyak orang.

Dalam surat edaran yang terdiri atas 4 poin tersebut, Rektor UMI mengharapkan seluruh dosen tetap melaksanakan pembelajaran daring (online) dan tenaga kependidikan tetap melakukan pekerjaan kantor di rumah masing-masing sesuai arahan pimpinan Fakultas dan unit masing-masing.

Selain itu, semua sivitas akademika UMI tetap dalam pembatasan sosial (sosial distancing) secara disiplin.

Meskipun ada perpanjangan working from home, Rektor UMI meminta civitas akademika UMI tetap tenang, menjaga kesehatan, hidup secara sehat, menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta senantiasa meningkatkan kualitas ibadah dan berdoa kepada Allah agar krisis Covid-19 ini dapat cepat berakhir.

Selain itu, Basri menyampaikan, tidak lama lagi memasuki Bulan Ramadan 1441 H, karena itu, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMI ini juga mengimbau kepada civitas akademika UMI.

"Kita sebagai umat Islam betul-betul memanfaatkan Bulan Suci Ramadan dengan memperbanyak amalan kebaikan, seperti berzikir, Tadarrus Alquran, salat wajib dan sunnah, perbanyak sadaqah dan amal lainnya serta selalu mengharapkan keberkahan dan rida Allah SWT," kuncinya. (ril)