Bupati Sinjai Larang Perantau Mudik, Ini Alasannya

BONEPOS.COM, SINJAI - Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa melarang warga perantau mudik ke Kabupaten Sinjai. Hal ini ditegaskan, Senin (30/3/2020).

"Selaku pemerintah daerah, saya mengimbau warga Sinjai yang ada di luar daerah untuk tidak mudik dahulu di lebaran tahun ini. Pasalnya, mudik rentan dalam penyebaran virus Corona, kasihan keluarga Anda yang ada di Sinjai jika Anda mudik tetapi membawa wabah virus," jelas Seto.

Andi Seto selaku Ketua Gugus penanganan penyebaran Covid-19 juga mengharapkan agar warga yang ada di Sinjai untuk tidak pulang ke kampung halamannya khususnya ke daerah yang saat ini sudah terpapar virus Corona.

"Dengan cara begini maka setiap warga sudah berkontribusi dalam pencegahan penyebaran virus Corona, larangan ini diberlakukan hingga jangka waktu yang belum ditentukan, atau sampai penyebaran Covid-19 mereda. Jika ada keluarga yang pulang dari rantauan agar segera dilaporkan ke petugas kesehatan terdekat," tambahnya.

Andi Seto menambahkan, khususnya untuk Pegawai Negeri Sipil juga dilarang untuk pulang ke kampung halamannya atau pun bepergian luar daerah, sebagaimana kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 36 Tahun 2020.

"Surat edaran tersebut mengatur tentang pembatasan kegiatan bepergian keluar daerah dan/atau kegiatan mudik bagi aparatur sipil negara dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19," pungkasnya. (air/ril)