Jokowi Umumkan PSBB Corona, di Mana Menkes Terawan?

Presiden Joko Widodo mengikuti KTT Luar Biasa G20 secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Kamis (26/3/2020) malam. Jokowi didampingi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (kiri) dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.(dok Istana Kepresidenan)

BONEPOS.COM – Dalam mengatasi pandemi Corona, Presiden Jokowi resmi memutuskan untuk memberlakukan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).  Dalam PP tersebut, Pemerintah daerah boleh menerapkan PSBB dengan mendapat persetujuan dari  Menteri Kesehatan (Menkes).

Walau mempunyai kuasa yang besar, namun saat PP itu diumumkan Menkes Terawan Agus Putranto tidak berada disamping Jokowi. Selama dua pekan ini, Terawan juga tidak hadir di punlik, baik dalam acara konferensi pers atau peninjauan fasilitas kesehatan.

Bahkan, saat Jokowi meninjau Wisma Atlet Kemayoran yang menjadi rumah sakit darurat Virus Corona, pada Senin, 23 Maret 2020 lalu, Terawan tak terlihat mendampingi Jokowi. Malah saat itu, presiden hanya didampingi oleh Doni Monardo dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Lalu, dimanakah Menkes Terawan? 

Dilansir dari Liputan6.com, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Widyawati menyatakan, Menkes Terawan saat ini dalam keadaan baik-baik saja. Tak ada gangguan dalam kesehatannya.

Sementara itu, Jaya Sumarjaya selaku Tata Usaha Menkes yang setiap hari menemani kesibukannya, mengaku atasnya itu dalam kondisi baik.

"Alhamdulillah Bapak (Menkes) sehat pak. Bapak kan kerja terus. Kita kan gak bisa ini lagi," kata Jaya masih dari Liputan6.com, Rabu (1/4/2020).

"Terus terang aja kita ini siang malam, Sabtu-Minggu gak menentu. Jadi kita bekerja terus," imbuhnya.

Jaya mengungkapkan, keseharian Menkes Terawan masih seperti biasa. Ia sering rapat dengan kabinet dan juga melakukan kunjungan ke beberapa rumah sakit.

"Kadang ke BNPB, kadang ngecek rumah sakit kesiapan. Kadang rapat di kantor," jelasnya.

Jaya mengungkapkan, Menkes sekarang berfikir untuk fokus bekerja saja tanpa bayangan-bayang sorotan kamera media.

Adapun agenda hari ini, Menkes bersama sejumlah menteri menggelar rapat di kantor BNPB . Rapat dipimpin Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy.

Jaya juga menceritakan mengapa kemarin Terawan tidak datang saat Presiden Joko Widodo mengumumkan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB. Dia mengatakan bahwa di tengah pemberlakuan social distancing, menjauh dari kerumunan adalah pilihan yang tepat.

"Sekarang ini lima pembatasan pertemuan. kita pakai video conference terus. Terus juga ada rapat terus, sehari bisa tiga kali, empat kali. Cuman pake vicon (video conference) terus," tandasnya.

Apa Itu Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ?

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, hal tersebut adalah istilah baku dalam undang-undang tersebut. Yang di mana tujuannya memang melakukan karantina.

"Itu istilah baku dalam UU No 6 tahun 2018, tentang  Kekarantinaan Kesehatan, Bab VII Pasal 49. Itu nama dari salah satu dari empat jenis karantina," kata Muhadjir, Selasa (31/3/2020).

Dalam UU Nomor 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan Pasal 59 ayat (1) disebutkan; PSBB merupakan bagian dari respons Kedaruratan Kesehatan Masyarakat. Sedangkan ayat (2) berbunyi; PSBB bertujuan mencegah meluasnya penyebaran penyakit Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang sedang terjadi antarorang di suatu wilayah tertentu.

Adapun dalam Pasal (3) diatur apa saja yang bisa dilakukan dalam PSBB paling sedikit di antaranya; peliburan sekolah dan tempat kerja, pembatasan kegiatan keagamaan; dan/atau, serta pembatasan kegiatan di tempat atau fasilitas umum.

Disebutkan pula di Pasal (4) bahwa PSBB berkoordinasi dan bekerja sama dengan berbagai pihak terkait sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan-undangan.