Ramli Sorot Penanganan Pasien Gejala Covid-19 di Bone, Begini Alasannya  – Bonepos.com – Informasi Berita Terkini Sulsel Best Automated Bot Traffic

Ramli Sorot Penanganan Pasien Gejala Covid-19 di Bone, Begini Alasannya 

  • Bagikan

BONEPOS.COM, BONE – Anggota DPRD Kabupaten Bone Muhammad Ramli angkat bicara terkait kejadian yang sempat terjadi di RSUD Tenriawaru Bone.

Terkait pasien ODP Covid-19 “terlunta-lunta” di RSUD Tenriawaru Bone.

Ramli menilai, Tim Penanganan Covid-19 Kabupaten Bone yang sudah dibentuk, sangat lamban dan rapuh dalam menangani kasus Covid-19 ini, sementara anggarannya sudah disiapkan.

“Saya tanggapi itu sekaligus kritik untuk pemerintah atau pihak yang sudah dibentuk dalam penanganan kesehatan mengenai Covid-19 ini. Membaca berita ini saya kaget, dengan sistem pelayanan dan penanganan Covid-19 ini yang sudah disiapkan anggarannya dan sistem penanganannya, sangat rapuh kita kalau begitu caranya,” sesalnya.

Baca Juga  Peka Bahaya Covid-19, Paskas Bagi-bagi Masker dan Hand Sanitizer di Bone

Ramli menambahkan, meskipun kondisi pasien masih dalam status Orang Dalam Pemantauan (ODP) namun perlu penanganan yang serius dan perlakuan khusus.

“Iya, memang kita tidak mengetahui bahwa dia positif atau tidak, tapi setidaknya harus ada perlakuan khusus minimal harus disterilkan dari jangkauan masyarakat, inikan sangat resisten apalagi yang antar tukang becak, dan sempat “ditolak” dan diarahkan lagi ke RS. Yasin” ungkap Ramli kepada Bonepos.com, Sabtu (4/4/2020).

Baca Juga  PUPM Bone Butuh Sokongan, Ini Temuan Kadis Asman di Lapangan

Ramli berharap jika ditemukan ada pasien yang mengalami gejala mirip Covid -19, seharusnya dijemput oleh tim medis dengan menggunakan Alat Perlindungan Diri (APD) yang lengkap.

“Jadi kita memang perlu banyak mengedukasi masyarakat apabila menemukan pasien dengan gejala seperti itu yah mesti tim penanganan yang jemput dengan APD yang lengkap karena kita tidak ingin ada potensi penularan,” imbaunya.

Ramli juga berharap agar Dinas terkait agar segera  menyiapkan APD dan menyalurkan APD ke Puskesmas-Puskemas Kecamatan. (jul/ril)

  • Bagikan