Bikin Merinding, Ini Firasat Korban Selamat dari Maut Rumah Roboh

BONEPOS.COM, BONE - Warga yang berhasil selamat dari peristiwa robohnya rumah kebun menewaskan 5 orang pekerja jagung di Desa Palongki Jumat lalu menyisakan luka mendalam.

Hal tersebut disampaikan salah seorang korban, Eni yang berhasil selamat dari peritiwa naas tersebut saat ditemui di lokasi pemakaman, Sabtu siang (4/4/2020).

Eni mengatakan, saat kejadian dia melihat salah satu rekan kerjanya meninggal di depan matanya dan tak mampu menolongnya karena dia juga tidak mampu bergerak karena tertimpa runtuhan rumah.

"Saat saya melihat rekan saya itu tertimpa jagung, Saya ingin sekali membantunya tapi waktu itu saya sama sekali tidak bisa bergerak karena juga terjepit kayu, dan saya hanya bisa menyentuhnya kemudian dia meninggal," ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Lanjut kata dia, sebelum kejadian, memang sudah ada firasat yang mencurigakan. Tidak seperti biasanya.

Tanda pertama yaitu, salah seorang rekannya sempat mengatakan kalau dia sudah mau pulang ke rumah pukul 15.00 padahal jam kerja melewati pukul 15.00.

Tanda yang kedua, saat berada di kolom rumah, datang seekor anjing yang membawa lari bekal salah satu pekerja, dan itu tidak dapat dilihat dan tidak mengejarnya, sementara semuanya hanya tinggal diam.

Dan tanda yang terakhir, barusan kala itu jika ada warga yang lewat di sekitar lokasi kejadian tidak ada yang pernah disapa, padahal sebelum sebelumnya setiap ada warga yang melintas pasti disapa oleh para pekerja.

"Pada saat kejadian kita semua memang panik, bahkan saat ada tanda rumah mau roboh kita semua langsung berlarian, tapi ada yang lari masuk dan ada yang lari keluar, itulah yang lari keluar berhasil selamat," tambahnya.

Sekadar diketahui pada saat kejadian ada 16 orang di lokasi tersebut, termasuk yang punya kebun dan keluarganya, 11 orang diantaranya berada pas di TKP, 5 meninggal dunia dan 6 orang lainnya selamat dan hanya mengalami luka ringan.

Semua korban yang meninggal dunia kini telah dikebumikan di dua tempat pemakaman yang berada di Desa Waempubbu, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone. (her/ril)