ASN di Bone Berkeliaran, Bupati Ancam “Hapus” TPP

BONEPOS.COM, BONE - Pemerintah Kabupaten Bone mengambil sejumlah kebijakan dalam rangka pencegahan penyebaran virus Corona.

Salah satu contohnya, masyarakat diimbau untuk tidak keluar rumah apabila tidak ada keperluan yang sangat penting.

Begitu juga dengan instansi pemerintah, Aparatur Sipil Negara (ASN) diminta untuk mengerjakan tugasnya di rumah.

Tidak bisa dipungkiri semenjak adanya imbauan Bupati tersebut, masih banyak oknum-oknum ASN bukannya tinggal di rumah mengejakan pekerjaanya, melainkan nongkrong di warkop-warkop.

Olehnya itu, Bupati Bone, Andi Fahsar Mahdin Padjalangi menegaskan, apabila ada oknum ASN yang ditemukan berkeliaran tanpa ada izin resmi dari pimpinan atau tidak ada kepentingan yang sangat penting maka akan diberikan sanksi tegas.

"Apabila ada yang ditemukan demikian dan tercatat oleh Satpol PP mangkir 1 kali maka akan diberikan denda TPP 5 persen. Kemudian 5 kali mangkir dalam bulan itu maka tidak diberikan TPP 1 bulan," tegas Andi Fahsar.

Lanjut, Andi Fahsar mengakui, kalau sebenarnya dirinya juga salah satu termasuk penggemar warung Kopi namun di tengah kondisi seperti ini apa boleh buat langkah tersebut harus dilakukan demi memutus mata rantai penyebaran covid-19 ini khsusunya di Kabupaten Bone. (her/ril)

#BoneBisa #BoneBersama #BoneLawanCorona