Jangan Salah Paham! Politeknik Jadi Rumah Singgah ODP, Bukan pasien Positif Corona

BONEPOS.COM, BONE - Langkah penanganan penyebaran virus Covid-19 terus digalakkan Pemkab Bone.

Bupati Bone, Andi Fahsar M Padjalangi menjelaskan, Satgas Percepatan Penangananan Covid-19 berupaya maksimal untuk penangan virus mematikan tersebut.

"Kita sudah berusaha maksimal untuk penangan penyebaran Covid-19. Mari kita saling mendukung untuk bersama-sama memutus mata rantai penyebaran virus tersebut," seru Fahsar.

Sementara itu, terkait dengan tempat untuk pemantauan pasien ODP, telah ditetapkan kampus Politeknik Teknologi sebagai lokasi rumah singgah bagi pasien.

Ditetapkannya Kampus Politeknik Teknologi di Kelurahan BajoE, Kecamatan Tanete Riattang Timur tersebut sempat berpolemik dengan warga.

Sementara itu, Camat Tanete Riattang Timur, Arman Boby berharap, agar warga tidak salam paham dengan kondisi demikian.

Sebab rencana gedung Poltek itu hanya untuk rumah singgah bagi Orang Dalam Pemantauan (ODP), bukan untuk pasien positif Corona.

"Jadi ketika ada masyarakat yang baru datang dan masuk ke Bone dari daerah-daerah pandemi maka akan dikarantina di tempat tersebut untuk isolasi mandiri. Jadi bukan orang yang sudah positif Dinda, jadi mungkin memang perlu dibantu sosialisasikan ke masyarakat, agar memahami ini," kata Boby.

Adapun Jubir Penanganan Covid-19 Yusuf yang dikonfirmasi berujar, hakikatnya gedung Politeknik dipersiapkan bukan untuk pasien yang sakit. Jadi bukan berfungsi sebagai rumah sakit, cuma kita persiapkan seandainya ada warga kita yang terkonfirmasi pernah kontak dengan orang yang positif lalu tidak bisa menjamin dirinya melakukan isolasi di rumah maka disiapkan lah tempat itu.

Lanjut kata Yusuf, jadi yang nanti berada di Poltek akan disiapkan fasilitas seperti tempat tidur, dan tetap bisa beraktivitas sehari-hari seperti biasa dan juga akan diberikan makanan serta diberikan vitamin dan meningkatkan imunitasnya kembali dalam masa isolasi hingga 14 hari.

"Alhamdulillah setelah kami bertemu dengan beberapa tokoh-tokoh masyarakat di sana khususnya di Bajoe mereka sudah menerima dengan persyaratan mereka tetap harus diperhatikan dampak sosial dan ekonomi jika sesuatu hal terjadi," tutupnya. (her/ril)

#BoneBisa #BoneBersama #BoneLawanCorona