PMI Makassar Cs “Kepung” Balaikota dengan Disinfektan

BONEPOS.COM, MAKASSAR - Setelah Sepekan lebih melakukan penyemprotan di 1.602 titik, relawan PMI Kota Makassar semprot Balaikota, Rabu (8/4/2020).

Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiap-siagaan menghadapi segala kemungkinan penyebaran virus Corona (Covid-19) di lingkungan Balaikota.

Pelaksanaan penyemprotan dimulai dengan apel bersama dengan di Kantor Pemadam Kebarakan (Damkar), yang dihadiri Palang Merah Indonesia (PMI), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan didamping oleh personel Kodim.

Masing-masing instansi diberi tugas melakukan penyemprotan, lantai 6 hingga 11 disemprot oleh Damkar, lantai 3 sampai 5 disemprot oleh BPBD dan lantai 1 dan 2 disemprot oleh PMI Kota Makassar.

Menurut Kasi Bantuan Operasi Penyelamatan Dinas Damkar Abd Gafur, Penyemprotan di Balaikota merupakan rangkaian dari kegiatan yang selama ini telah dilakukan bersama-sama.

"Kegiatan penyemprotan bersama ini merupakan rangkaian kegiatan untuk mencegah meluasnya penyebaran Covid-19 khususnya di Kota Makassar dan sudah dilaksanakan secara bersama-sama termasuk melakukan penyemprotan disinfektan di pasar-pasar," papar Gafur.

Lebih lanjut, Abdul Gafur mengharapkan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi segala bentuk imbauan pemerintah.

"Kepada seluruh masyarakat untuk tetap di rumah, senantiasa menjaga pola hidup bersih dan selalu memakai masker, demikian lebih lanjut Gafur yang juga Sekretaris PMI Kota Makassar.

PMI Kota Makassar telah melakukan penyemprotan sejak hari Senin (30/3/2020), bekerjasama dengan Yamaha dan telah menjangkau 1.602 titik di 153 kelurahan dari 15 kecamatan, yang terdiri dari rumah ibadah, kantor instansi pemerintah, sekolah/kampus, rumah warga, pasar tradisional dan fasilitas umum lainnya, dengan estimasi penerima manfaat sebanyak 415.706 orang.

Menurut Ketua penanganan covid-19 PMI Kota Makassar Fauzi Andi Wawo, meski program Yamaha-PMI Peduli telah selesai, PMI akan terus melakukan penyemprotan terhadap titik-titik penting dengan bekerjasama dengan Instansi lain maupun organisasi kemanusiaan yang ada di Kota Makassar. (ril)